Home / Olah Raga / Acara Grass Track Kab. Lahat Tak Kantongi Izin IMI Sumsel Tak Segan-Segan Laporkan Ke Polda Sumsel

Acara Grass Track Kab. Lahat Tak Kantongi Izin IMI Sumsel Tak Segan-Segan Laporkan Ke Polda Sumsel

Link Banner

Komline, Lahat- Pengurus provinsi Ikatan Motor Indonesia Sumsel / IMI Sumsel menyayangkan sikap Pemda Lahat yakni bupati Lahat Cik Ujang yang telah meloloskan adanya penyelenggaraan grass track JRC di desa Aromantai  kecamatan Jarai kabupaten Lahat yang berlangsung pada 2-3 kemarin, secara ilegal dan tidak memiliki izin (3/4).

Padahal Ikatan Motor Indonesia Sumsel  pun sebelumnya telah melayangkan surat pernyataan bahwa semua yang berkaitan dengan adanya event otomotif di provinsi Sumsel harus memiliki izin resmi dari pengurus provinsi IMI Sumsel. Surat pernyataan tersebut pun telah dilayangkan ke Bupati Lahat Cik Ujang dengan nomor : 17/IMI-SUMSEL/A///III/2019.

Atas penyelenggaraan JRC Cross itu, IMI Sumsel akhirnya memberikan surat pernyataan kepada kapolres Lahat untuk menghentikan event yang tidak resmi itu. Selanjutnya dituturkan oleh Ketua Pengurus Provinsi IMI Sumsel Augie Bunyamin Yahya jika masih ada penyelengggaraan event otomototif yang tidak resmi (Illegal) dan tidak ada rekomendasi maupun informasi dari pengurus provinsi  IMI Sumsel tidak segan-segan akan melaporkan hal itu ke Polda Sumsel dan Polres Seluruh Sumsel.

 

Terkait penyelenggaraan Grass Track illegal itu, Pengprov IMI Sumsel telah melayangkan surat pernyataan, (dalam berkas terlampir) yakni :

Dengan semakin maraknya event-event otomotif illegal yang dalam hal ini telah melanggar UU. RI No. 3 tahun 2005 Pasal 51 dan 89 (terlampir) serta mengingat tidak dipedomannya TELEGRAM
KAPOLRI :
1. Nomor : STR/462/VI/2013 yang menyampaikan bahwa IMI sebagai Regulator, Fasilitator,
Pemberi Rekomendasi semua event Kejurda, Kejurnas baik dalam kegiatan Sosial maupun
Wisata juga sebagai Pelopor Keselamatan Berlalulintas (Terlampir)
2. Nomor : ST/1447/VII/2013 mengenai IMI sebagai Regulator, fasilitator dan Pemberi


Rekomendasi agar menjalin kerjasama dengan para Kapolda pada setiap Penyelenggaraan Event/Kegiatan Olahraga, Bhakti Sosial maupun Wisata (Terlampir) Ikatan Motor Indonesia Sumatera Selatan berkomitmen untuk bertindak tegas melaporkan penyelenggaraan kejuaraan-kejuaraan otomotif di Sumatera Selatan tanpa memiliki izin IMI Sumatera Selatan dan mengharapkan bantuan serta dukungan KAPOLRES Kabupaten/Kota SeSumatera Selatan untuk tidak memberikan izin keramaian serta bantuan pengamanan kegiatan, otomotif yang tidak disertai Izin Penyelenggaraan IMI Sumsel Berkenaan dengan hal dimaksud, mohon kiranya kegiatan otomotif Grasstrack yang diselenggarakan pada tanggal 2 – 3 Maret 2019 di Sirkuit Kecamatan Jarai, Kabupaten Lahat yang TIDAK MEMILIKI IZIN PENYELENGGARAAN DARI IMI SUMSEL SEGERA DIBUBARKAN,” demikian surat yang dilayangkan pegurus provinsi IMI Sumsel kepada Kapolres Lahat untuk segera ditindaklanjuti.

Untuk informasi, Ikatan Motor Indonesia telah telah memiliki data perizinan yang sah dari Kementrian Hukum dan HAM berdasarkan UU Nomor 15 tahun 2001 tentang pemberian merk kepada IMI stadion Tenis-Sayap kanan Gelora , Tanah Abang Jakarta Pusat. Dengan nomor pendaftaran 16 IDM000587595.

 

BACA JUGA:

Bangga Ke Petani Jagung Di Gorontalo Jokowi Bakal Tingkatkan Kesejahteraannya

Satgas Anti Mafia Tetapkan Satu Lagi Tersangka Mafia Bola Hidayat Mantan Anggota EXCO PSSI

(SN)

Link Banner
Facebook Comments

Check Also

PMI Hadirkan Obat Gratis Untuk Massa Di Aksi Demo 22 Mei 2019

Komline,Jakarta- Palang Merah Indonesia ( PMI) DKI Jakarta menyediakan pengobatan gratis bagi massa unjuk rasa …