Home / Berita Tokoh / Aliansi Masyarakat Peduli Demokrasi Laporkan KPUD dan Bawaslu Ogan Ilir ke DKPP

Aliansi Masyarakat Peduli Demokrasi Laporkan KPUD dan Bawaslu Ogan Ilir ke DKPP

Jakarta-Aliansi Masyarakat Peduli Demokrasi (AMPD) melaporkan Komisi Pemilhan Umum Daerah (KPUD) dan Bawaslu Kabupaten Ogan Ilir ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI.

Ketua AMPD, Imam Hanafi Abdullah menjelaskan, laporan tersebut merupakan buntut dari keputusan KPUD Ogan Ilir yang telah mendiskualifikasi paslon Ilyas Panji Alam dan Endang PU Ishak dari peserta pilkada 2020.

“Kami melaporkan seluruh komisioner dari kedua institusi tersebut (KPUD dan Bawaslu Ogan Ilir), kami menduga adanya pelanggaran kode etik yang dilakukan oleh kedua institusi itu dengan keluarnya keputusan diskualifikasi paslon Ilyas-Endang di pilkada,” kata Imam kepada wartawan usai laporan di gedung DKPP RI, Jakarta Pusat, Rabu (21/10/2020)

Imam mengatakan, pihaknya sangat menyayangkan keputusan diskualifikasi tersebut. Ia menilai, keputusan itu sembrono.

“Keputusan yang ngawur, karena tidak ada yang bisa dikatakan memenuhi unsur pelanggaran, jadi sangat nampak terkesan dipaksakan,” jelas Imam.

“Kami mensinyalir adanya dugaan ketidaknetralan dan kongkalikong antara KPUD dan Bawaslu Ogan Ilir dengan kelompok kepentingan tertentu,” tambah Imam.

Lebih lanjut, dengan adanya laporan tersebut, Imam meminta ke DKPP segera memanggil dan memeriksa KPUD dan Bawaslu Ogan Ilir.

“DKPP harus melakukan investigasi secara mendalam terhadap kedua institusi tersebut, dan tentunya harus memberikan sanksi yang tegas sesuai aturan yang berlaku, jika mereka terbukti melanggar,” pungkas Imam.

Link Banner
Facebook Comments

Check Also

Mahasiswa Papua Sampaikan Aspirasi Kepada Mendagri Untuk Melanjutkan Otonomi Khusus Papua Jilid II

Komline, Jakarta- Solidaritas Mahasiswa Papua Jawa Barat Bersatu” di depan kantor Kementrian Dalam Negeri pada …

%d bloggers like this: