Home / Berita Tokoh / Bagi Takjil, Cara RA Bina ‘Ilmi Tanamkan Jiwa Sosial kepada Muridnya.

Bagi Takjil, Cara RA Bina ‘Ilmi Tanamkan Jiwa Sosial kepada Muridnya.

Tugumulyo– Memasuki akhir Ramadhan 1441 Hijriyah (2020), para guru dan siswa-siswi dari Lembaga Raudhatul Athfal (RA) Bina ‘Ilmi, Desa A Widodo Kecamata Tugumulyo Kabupatan Musi Rawas, membagikan ratusan bungkus takjil untuk berbuka puasa, bagi warga setempat dan pengendara yang melintas.

Salah satu kegiatan amal tersebut, dilakukan oleh para guru dan murid RA Bina ‘Ilmi di tepian jalan Desa yang persis berada di depan gedung sekolahnya, pada Jum’at (22/05/2020) Petang.

Para guru dan murid Ra Bina ‘Ilmi tersebut, membagikan bungkusan takjil berbuka puasa, kepada setiap pengguna jalan yang melintas di Jalan Jendral Sudirman, Desa A Widodo.

Kepala Ra Bina ‘Ilmi Dwi Wahyuni menjelaskan, bahwa kegiatan bagi-bagi takjil berbuka puasa tersebut, merupakan suatu rangkaian pembelajaran bagi para siswa-siswi yang menjadi binaannya, tentang pentingnya menanamkan sifat Akhlakul Karimah atau sifat terpuji, dalam diri seorang manusia sosial.

Menurutnya, pembentukan jiwa sosial dengan cara saling berbagi kepada sesama umat manusia, sangat penting untuk ditanamkan kepada anak usia dini. Agar kedepannya anak-anak tersebut bisa mempelajari dan mengamalkan sifat Akhlakul Karimah dalam kehidupannya sehari-hari.

“Anak kecil ini kan sangat mudah mengingat dan menerima ilmu, dengan cara mencontoh apa yang dilakukan oleh orang dewasa. Kegiatan berbagi takjil ini adalah salah satu contoh baik bagi anak-anak, untuk mengenal jiwa sosial terhadap sesama,” terang Yuni.

Yuni menambahkan, bahwa kegiatan membuka ladang amal tersebut, juga dilakukan oleh sejumlah siswa lainya yang melalukan aksi bagi bagi Takjil serupa namun dengan mendatanggi rumah warga sekitar dan para siswa yang di dampingi wali murid membagikan secara langsung kepada pemilik rumah.

“Dengan niat baik ini, semoga menjadi amal ibadah yang dicatat sebagai pahala oleh Allah SWT. Serta membawa berkah bagi kita semua,” pungkas Dwi Wahyuni.

Untuk diketahui, Lembaga Ra Bina ‘Ilmi ini, telah berdiri di kecamatan Tugumulyo Kabupatan Musi Rawas, sejak 5 tahun silam. Dengan perjuangan yang tiada mengenal lelah dari para pendiri, Yayasan ini pun akhirnya mampu bersaing dengan berbagai Pendidikan Usia Dini lainnya yang ada di sekitar Kecamata Tugumulyo. Bahkan, saat ini Yayasan tersebut telah memiliki 5 orang guru pendidik profesional.

Penulis : Nofi Ardiyanto

Link Banner
Facebook Comments

Check Also

Gelar Pernikahan di Masa PSBB DKI, Kelurahan dan Kecamatan akan Turun Tangan Beri Peringatan

Komline, ­­­­Jakarta– Ketua Bidang Data dan Teknologi Informasi Satgas Penanganan Covid-19 Dewi Nur Aisyah mengatakan, …

%d bloggers like this: