Home / Berita Tokoh / Baliho Puan Dirusak , Ketum Republik : Pendukung Puan Menjunjung Tinggi Etika Politik Sehat

Baliho Puan Dirusak , Ketum Republik : Pendukung Puan Menjunjung Tinggi Etika Politik Sehat

google.com, pub-5445025501323118, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Jakarta – Perusakan baliho Puan Maharani di Medan menuai reaksi dari Relawan Puan Bersama Wong Cilik (REPUBLIK). Aksi tersebut dinilai sebagai tindakan vandalisme yang menodai demokrasi.

Ketua Umum REPUBLIK, Harda Belly, menekankan bahwa sebagai negara demokrasi terbesar ketiga di dunia bangsa Indonesia seharusnya sudah naik kelas dan makin matang dalam menghadapi perbedaan preferensi politik.

“Demokrasi kita menjadi _role model_ bagi negara lain karena berhasil mengelola perbedaan. Tanggung jawab kita semua rakyat Indonesia untuk mempertontonkan politik yang beradab kepada dunia. Karena itu, cara-cara vandalisme terhadap alat peraga kampanye rival politik harus dihindari karena tergolong primitif dalam konteks demokrasi, kata Harda Belly di Jakarta, Selasa (18/8/2022).

Dikatakan Harda, Demokrasi akan semakin mundur jika aksi kotor tersebut menuai reaksi yang destruktif pula. Karena itu, Harda mengimbau kepada para relawan dan pendukung Puan untuk menahan diri dan tidak bereaksi berlebihan.

“Kami tidak akan membalas, pendukung Puan menjunjung tinggi etika politik sehat. Meskipun sebagai _the ruling party_ memiliki kemampuan dan instrumen yang cukup untuk membalas maupun menemukan pelaku,” kata Harda.

Lebih lanjut Harda mengatakan seharusnya tidak perlu ada yang merasa terganggu dengan Baliho Puan Maharani, karena itu hal lumrah sebagai bentuk komunikasi politik dan banyak dilakukan oleh para politisi nasional maupun lokal menjelang tahun politik.

Apalagi Baliho Puan selalu menampilkan kesan simpatik dengan menebar senyum dan wajah yang teduh sehingga bisa menambah sejuk ruang publik. Selain itu, di setiap baliho selalu berisi narasi yang bermuatan edukasi politik.

“Kita lihat saja dengan objektif, pembawaan Ibu Puan itu terlihat natural dan berwibawa. Beliau mewarisi kharisma Bung Karno dan Ibu Mega sehingga merupakan figur yang paling pas memimpin bangsa kita,” demikian Harda Belly.

Facebook Comments

Check Also

Aktivis Lingkungan Mahendra Reza Wijaya Apresiasi Polres Lahat

google.com, pub-5445025501323118, DIRECT, f08c47fec0942fa0Aktivis Lingkungan, Mahendra Reja Wijaya mengapresiasi kerja cepat Polres Kabupatan Lahat untuk …