Home / Peristiwa / Belum Sahur Oknum Kades Di Jambi Asik Tidur Tanpa Baju Dirumah Janda

Belum Sahur Oknum Kades Di Jambi Asik Tidur Tanpa Baju Dirumah Janda

Link Banner

Komline, Jakarta – Momen Bulan Ramadan yang seharusnya dipenuhi dengan amalan ibadah dan perbuatan baik. Namun, justru lain dengan yang dilakukan oleh seorang pria asal Jambi yang menjadi kepala desa di desa Solo Lego, kecamatan Tabir Lintas, kabupaten Merangin.

Seorang oknum kepala desa ini digerebek, pagi-pagi buta jelang sahur di rumah salah satu warganya yang berstatus sebagai janda. Dan sontak saja, hal itu mengejutkan warga sekitar dan sempat membuat geger.

Kades yang berinisial MS ini diamankan di rumah salah satu warga yang merupakan janda beranak dua yang berinisial ET (31). Saat digerebek, MS kedapatan tengah tidur tanpa busana di rumah janda tersebut.

Penggerebekan ini sendiri berawal dari rasa curiga warga terhadap MS. Hal itu lantaran, MS kerap dan rajin ‘sidak’ mengunjungi rumah ET setiap malam hingga dini hari.

“Masuknya sekitar pukul 21.00 malam kemarin, ditangkap warga sebelum sahur sekitar pukul 02.00 WIB,” ungkap warga yang tinggal disana.

Dari keterangan warga, MS sudah sering berkunjung ke rumah ET. Karena warga banyak yang merasa curiga dengan tingkah dan gerak gerik sang kades, warga pun kemudian pun melakukan penggerebekan di rumah ET sekitar pukul 02.00 WIB pada tanggal 8 Mei 2019.

“Kejadian penangkapan oleh warga sekitar pukul 02.00 WIB tadi (Selasa, 8 Mei 2019) dan langsung dibawa oleh warga ke kantor desa,” ujar Nilwan selaku Sekretaris Desa.

Ketika dilakukan penggerebekan, warga mendapai MS tengah tidur di rumah janda tersebut. MS pun kemudian diamankan oleh warga dan dibawa ke kantor desa.

Sementara itu, Nilwan pun menuturkan bahwa antara MS dan ET tak ada ikatan suami istri. Dan pihaknya tak tahu apa yang dilakukan oleh MS dirumah ET.

“Yang jelas, keduanya tidak ada hubungan keluarga dan bukan suami istri. Tidak tahu apa yang mereka perbuat. Yang jelas warga mendapati Pak Kades di dalam rumah janda anak dua tersebut,” tambah Nilwan.

Meski demikian dang kades harus membayar denda Rp 30 juta untuk membayar acara cuci kampung. Disebutkan MS juga telah setuju untuk membayar denda adat tersebut dan meminta waktu seminggu untuk bisa melunasinya.

(SN)

Link Banner
Facebook Comments

Check Also

HUT RI di Polres Metro Jakarta Pusat, Amanat Kapolri Tito Karnavian : Kita Berterima Kasih Kepada Pahlawan

Jakarta-Dalam rangka memperingati HUT ke-74 RI, ratusan anggota kepolisian Jakarta Pusat turut apel merayakan di …

%d bloggers like this: