Home / Berita Tokoh / BSO LA-TANSA Menggelar Diskusi Tentang Dampak Covid-19 Terhadap Pendidikan Di Indonesia”

BSO LA-TANSA Menggelar Diskusi Tentang Dampak Covid-19 Terhadap Pendidikan Di Indonesia”

Palembang-Semakin hari  korban covid-19 semakin banyak, oleh sebab itu pemerintah membuat keputusan untuk melakukan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar).

Keputusan tersebut tentunya berdampak di berbagai sektor, salah satunya adalah sektor pendidikan. Yang saat ini juga sudah melakukan kuliah via online/daring.

Sistem pendidikan ini sudah berjalan beberapa bulan terakhir. Tentunya kebijakan ini mengakibatkan berbagai macam hal, baik itu positif maupun negatif.

Maka dari itu, Lembaga Akuntansi Dan Bahasa (La-tansa) Fakultas Ekonimi Dan Bisnis Islam UIN Raden Fatah Palembang mengadakan Diskusi Online dengan tema “Dampak Covid-19 Terhadap Pendidikan Di Indonesia” yang telah dilaksanakan pada tanggal 22 Mei 2020. Diskusi ini sendiri langsung di narasumberi oleh Kepala Dinas Pendidikan Sumatera Selatan Drs. Riza Fahlevi MM. Dan juga Dekan Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam Dr. Qodariah Barkah M.HI.

Drs, Riza Fahlevi MM, mengatakan bahwa kuliah melalui internet/daring memang sebenarnya belum siap dilakukan di Indonesia. Namun beliau juga mengatakan selain hal itu kuliah daring ini juga memberikan dampak positif terhadap mahasiswa yaitu dapat mengasah skill mereka.

Drs, Riza Fahlevi MM, dalam diskusi kali ini beliau lebih menyinggung kepada pendidikan tingkat dasar dan menengah bahwa melalui internet/daring memang sebenarnya belum siap dilakukan di Indonesia karena pembelajaran sistem daring ini memang jarang sekali dilakukan apalagi di kalangan sekolah dasar dan menengah, ditambah lagi masih ada juga guru yang kurang menguasai teknologi. Namun, beliau juga mengatakan bahwa dengan adanya sistem daring ini memberikan dampak yang positif, yaitu dapat melatih skill pelajar atau mahasiswa serta dapat menambah pengetahuan mereka dibidang teknologi, dan begitu juga untuk pengajar.

Tidak hanya itu, beliau juga mengingatkan kepada pengajar bahwa dengan adanya sistem daring ini, pengajar jangan hanya memberikan tugas secara terus menerus kepada anak didiknya karena menurutnya dengan begitu mereka bisa menjadi kelelahan dan mengakibatkan sistem imunnya menurun, beliau lebih menyarankan alangkah baiknya sistem daring ini dilakukan dengan berdiskusi bersama agar lebih efektif.

Sedangkan Dekan Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam, Dr. Qodariah Barkah M.HI mengatakan bahwa pihak Universitas UIN Raden Fatah Palembang berusaha semaksimal mungkin untuk kenyamanan baik mahasiswa maupun dosen ditengah kuliah online/daring ini. Bahkan UIN Raden Fatah Palembang memiliki situs web kuliah online untuk bisa digunakan dosen dan mahasiswa pada kuliah online yang bernama “Silayak”.

Dr. Qodariah Barkah M.HI. pada diskusi kali ini, menanggapi semua pertanyaan dari beberapa mahasiswanya selaku peserta diskusi. Beliau mengatakan bahwa, untuk perkuliahan daring ditengah covid-19 ini sangat-sangat diperhatikan oleh seluruh Pengajar Akademik termasuk beliau selaku Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UINRF Palembang. Yang terbaik selalu dilakukan, rapat bersama rektor dan menyampaikan seluruh keluh kesah mahasiswanya. Apalagi beberapa waktu lalu, mahasiswa sangat mempertanyakan bagaimana UKT semester kedepan. Menanggapi hal ini, beliau mengatakan bahwa untuk melakukan penurunan ataupun pengurangan biaya UKT itu memiliki proses yang tidak singkat.

Beliau juga mengatakan ditengah wabah covid-19 ini mahasiswa tidak akan di DO apabila memang benar mereka terkena dampak covid-19 yang mengakibatkan mereka sangat tidak bisa untuk membayar UKT namun tentunya harus melapor kebagian Administrasi kampus.

Tidak hanya itu, beliau juga menyetujui apa yang sudah disampaikan oleh bapak Riza Fahlevi yaitu sistem daring ini sangat memberikan berbagai macam dampak, namun untuk UIN RF Palembang sendiri sistem daring seperti ini memang sudah dilakukan pada proses pembelajaran dengan 70% kuliah tatap muka dan 30% kuliah sistem daring. Kampus sendiri juga menyediakan e-learning dan Vmeet untuk memudahkan mahasiswa melakukan pembelajaran.

Terakhir Plt Ketua BSO LA-TANSA Andrian mengatakan, tujuan diskusi ini untuk pembelajaran bagi mahasiswa yang dimana kita belajar di tengah wabah covid-19, kegiatan ini juga sebagai program kerja BSO LA-TANSA. Harapan nya agar Mahasiswa bisa memahami kondisi pendidikan kita saat ini.

Semoga covid-19 ini cepet berakhir agar kami bisa kuliah dengan normal, karena sudah kangen dengan suasana perkuliahan, ungkap Andrian yang juga sebagai mahasiswa semester 6 di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN RF Palembang.

Link Banner
Facebook Comments

Check Also

Anggota MPR RI Sri Meliyana Gelar Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan Dengan Kader Posyandu Kabupaten Lahat

Lahat – Anggota MPR RI Sri Meliyana asal dari daerah pemilihan Sumatera Selatan II menggelar …

%d bloggers like this: