Home / Curhat Om / Carut – Marut Masalah Trotoar Yang Tak Kunjung Selesai.

Carut – Marut Masalah Trotoar Yang Tak Kunjung Selesai.

Link Banner Link Banner

Komeringonline.com – Sejatinya fungsi trotoar adalah untuk pejalan kaki. Dimana para pejalan kaki berjalan di tempat yang semestinya sehingga pejalan kaki bisa nyaman berjalan dan juga aman dari lalu lalang kendaraan yang melintas di jalanan.

Di negara maju pejalan kaki mempunyai hak yang mutlak untuk menggunakan trotoar. Itu artinya, trotoar tidak boleh diganggu gugat pemanfaatannya.

Lain di negara maju, lain juga di Indonesia akan arti trotoar. Di Indonesia trotoar justru digunakan para pedagang kaki lima (PKL) untuk mengais rejeki, malah terkadang hingga memakan badan jalan. Terkadang trotoar juga dipakai sebagai area parkir liar. Tentu saja hal seperti itu membuat hak pejalan kaki menjadi terenggut.

Problematika antara mengembalikan fungsi trotoar dan menertibkan PKL sering kali menjadi hal dilematis. Dimana PKL selalu merasa menjadi orang yang paling dirugikan. Padahal dengan adanya PKL di trotoar jelas-jelas mengganggu ketertiban umum dan menjadi biang kemacetan lalu lintas.

Tidak jarang para PKL yang telah direlokasi ke tempat yang baru malah kembali lagi ke jalanan dengan alasan jualannya sepi pengunjung.

Saking daruratnya masalah trotoar ini, sampai-sampai ada organisasi yang mengatas namakan “Pegiat Trotoar”. Dimana maksud aksi mereka adalah mengembalikan fungsi trotoar kepada yang berhak yaitu para pejalan kaki.

Sepertinya selama para pembuat kebijakan dan para pemangku jabatan belum bisa menegakkan aturan dan memberikan sanksi hukum yang tegas, maka kesemrawutan yang sudah dianggap sebagai hal yang wajar dan membudaya ini akan terus berlanjut. Hari ini ditertibkan besok melanggar lagi, begitu seterusnya. (TA)

Link Banner Link Banner
Facebook Comments

Check Also

Anggota Komisi IX DPR RI Dra.Hj.Siti Masripah, Ma gelar sosialisasi GERMAS

Komline,Banten-Kementerian Kesehatan RI Direktorat Promkes dan Pemberdayaan masyarakat Bersama Anggota Komisi IX DPR RI Dra. …