Home / Berita Tokoh / Cerita Sahabat Kecil : Setelah Bermain, Tito Karnavian Pulang Untuk Membaca Dan Setelah Itu Keluar Untuk Menceritakan Kepada Teman-Temannya Apa Yang Ia Baca

Cerita Sahabat Kecil : Setelah Bermain, Tito Karnavian Pulang Untuk Membaca Dan Setelah Itu Keluar Untuk Menceritakan Kepada Teman-Temannya Apa Yang Ia Baca

Komline,Cerita menarik dari Menteri Tito Karnavian. Dia sering bermain di sungai saat dirinya masih Kecil, Kini Tampil Identik Dengan Kesan Yang Tegas saat menjadi Mendagri pilihan Presiden Jokowi.

Penampilan Tito Karnavian selalu tampil parlente dan identik dengan kesan yang tegas. Siapa sangka, masa kecil sang menteri ternyata jauh dari sangar dan kerap bermain di sungai.

Kini Tito Karnavian menjadi Menteri Dalam Negeri, sahabat masa kecil ungkap ketika kecil Tito Karnavian kerap bermain di sungai.

Tito Karnavian menjadi buah bibir setelah kini duduk di kursi Menteri Dalam Negeri dalam Kabinet Indonesia Maju .

Tito Karnavian sebelumnya menjabat Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian yang menjadi Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Ia yang mengenakan seragam polisi selalu terlihat perlente sehingga kesan sangar, tegas, juga gagah pun melekat dari sosoknya.

Tak heran, kharisma jenderal bintang empat ini kerap menjadi sorotan dan perbincangan terutama setelah dirinya kini menjadi menteri.

Sebelumnya, dijabat oleh Jenderal Tito Karnavian, posisi menteri dalam negeri dijabat oleh Tjahjo Kumolo dalam Kabinet Kerja 2014-2019.

Jenderal Tito Karnavian lahir dan besar di Palembang.

Pria kelahiran 26 Oktober 1964 ini menempuh pendidikan di SD Xaverius 4 Palembang (1976), SMP Xaverius 2 Palembang (1980), dan SMA Negeri 2 Palembang, Sumatera Selatan (1984).

Jenderal Tito Karnavian saat kecil tinggal di rumah panggung yang berdiri rapat yang menjadi ciri khas Lorong Sungai Sawah 1, Jalan PSI Kenayan, Tangga Buntung, Palembang.

Di kawasan tepian Sungai Musi inilah, Jenderal Tito Karnavianmenghabiskan masa kecil.

Rumah tempat tinggalnya dahulu masih berdiri kokoh.

Bangunan panggung berdinding kayu, seluas 6 x 12 meter itu sudah beberapa kali ganti pemilik.

Dikutip dari Tribun Sumsel kawasan ini terkenal dengan sebutan “texas” dan tempat lahirnya banyak preman di Palembang.

Tidak sulit mencari rumah keluarga Jenderal Tito Karnavian, hampir setiap orang yang dijumpai paham di mana lokasi masa kecil jenderal bintang empat ini.

Persis di depan rumah semasa kecil Tito, ada Eliyanto, teman masa kecil yang hingga kini masih sering berkomunikasi.

Mantan petinju profesional ini bahkan pernah sengaja ke Jakarta menemui Tito yang waktu itu menjabat Kapolda Metro Jaya.

Eli masih ingat apa saja kebiasaan Tito Karnavian semasa kecil.

Bersama teman-teman sebayanya, Tito Karnavian jago berenang.

Rumahnya hanya berjarak 15 meter dari Sungai Musi.

“Kami biasanya PP (pulang-pergi) menyeberangi sungai musi. Dia badannya tidak terlalu tinggi, tetapi kekar,” kata Eli.

Eli biasanya memanggil Tito Karnavian dengan sapaan Kotit.

Sapaan ini bermula dari seringnya Tito memanggil nama temannya dengan cara membaca terbalik seperti Eli, dipanggi Ile

Tito Karnavian sejak kecil dikenal tegas dan selalu ingin jadi pemenang.

Apalagi saat main tembak-tembakan menggunakan pistol kayu.

Ia bahkan rela seorang diri menjadi koboi, sedangkan sepuluh temannya menjadi penjahat.

Eli mengaku sangat susah mengalahkan Tito Karnavian bermain tembak-tembakan.

Pasalnya, saat kena tembak ia tidak pernah mau mengalah.

Selalu beralasan yang tertembak adalah tangan atau kaki.

Kalau sudah seperti itu bakal ramai. Kadang ujung-ujungnya bertengkar. Pernah kepalanya berdarah akibat berkelahi,” ujar Eli sambil tertawa yang dikutip dari Tribun Sumsel.

Eli sangat bersemangat menceritakan masa kecil Tito.

Duduk di teras sambil menghadap rumah Tito semasa kecil, Eli juga ingat temannya itu suka membaca.

Setelah bermain, Tito Karnavian pulang untuk membaca.

Kalau membaca komik, sekali duduk bisa menghabiskan empat buku sekaligus.

Setelah itu ia keluar rumah untuk menemui teman-temannya.

Kemudian menceritakan detil apa saja yang sudah dibacanya tadi.

Eli terakhir bertemu Tito saat temannya itu menjabat Kapolda Metro Jaya.

Ia sampai harus menjalani pemeriksaan berlapis-lapis sebelum bisa bertemu sahabatnya itu.

Sepulang dari sana, Eli membawa serta dua foto seukuran buku tulis.

“Rasanya bangga, kawan waktu kecil berhasil. Kita tidak tercapai cita-cita, tetapi ada kawan yang berhasil,” ungkapnya.

Saat berada di kelas 3 Sekolah Dasar, Tito Pada dan keluarga pindah rumah.

Masih di Jalan PSI Kenayan, lokasinya hanya berjarak 100 meter dari tempat sebelumnya.

Rumah kedua ini lebih bagus, berdinding bata terdiri dari dua lantai, lokasinya di pinggir jalan raya.

Dikutip dari Tribun Sumsel yang menjumpai ibu kandungnya, Hj Kordiah di ruang belakang rumah bercat cream ini, terlihat foto-foto Tito Karnavian semasa menjabat Kapolda Papua.

Kordiah, dijumpai sedang duduk santai di ruang belakang rumah.

Rumah ini tampak asri, ruangan belakang rumah tanpa dinding sehingga sirkulasi angin sangat baik.

Di dekat Kordiah duduk terdapat kolam ikan dengan air yang jernih.

Ibu Tito Karnavian semasa muda adalah bidan di Puskesmas Karang Anyar yang letaknya tidak jauh dari rumahnya.

Lahir dari keluarga sederhana sehingga tidak ada yang menyangka bahwa dia menjadi orang nomor satu di Kepolisian Republik Indonesia , dan kini Tito Karnavian Menjabat Menteri Dalam Negeri .

(sumber : TribunSumsel)

Link Banner
Facebook Comments

Check Also

Gawat, Diduga Kades Perangai Jual Aset Desa Tanah Satu Hektar Secara Diam Diam Tanpa Musyawarah Desa

Komline, ­­­­Jakarta– Aset berupa hutan desa yang berada didesa Perangai kecamatan Merapi Selatan diduga dialih …

%d bloggers like this: