Home / Berita Tokoh / Deka Berikan Tanggapan Atas statement Alaudin Kepala Desa Karang Agung Yang Akan Sanksi Pedagang Yang Nekad Berjualan

Deka Berikan Tanggapan Atas statement Alaudin Kepala Desa Karang Agung Yang Akan Sanksi Pedagang Yang Nekad Berjualan

Komline,Lahat-Menanggapi pernyataan Kepala Desa Karang Agung Kec.Pagar Gunung Kab.Lahat Sumatera Selatan perihal akan memberikan sanksi terhadap pedagang, ditanggapi secara tegas oleh salah seorang pedagang, Deka Mandala Putra 26/3/2020 .

Dalam pertanyaan yang di tulis melalui media Online .

Alaudin : Nekad Berdagang, Siap Siap Kena Sanksi

Deka berpendapat bahwa, Sebagai Negara hukum tentu tindakan dan langkah kebijakan yang diberlakukan oleh pemerintah haruslah berdasar aturan yang berlaku, termasuk soal Surat Edaran.

Sebagaimana yang kita ketahui bahwa himbauan yang selalu digalakan dalam beberapa minggu terakhir ini adalah social distancing (jarak sosial), dimana pola tersebut dipercaya dapat memutus rantai penularan Covid-19 itu sendiri. Ditambah Pemerintah pusat dengan masing-masing lembaganya mulai berlomba-lomba melakukan pencegahan penyebaran virus, salah satunya diperkuat dengan Maklumat yang dikeluarkan oleh Kapolri, tentang kepatuhan terhadap kebijakan pemerintah dalam penanganan penyebaran virus corona (Covid-19).

Menilik dari maklumat tersebut semangat yang dibangun ialah guna menciptakan “Keselamatan Rakyat”. Maka munculah maklumat huruf a s/d f. Langkah tersebut sudah terlihat tepat, namun akan tidak tepat jika salah memahaminya.

Langkah Kepala Desa Karang Agung dalam membuat surat edaran tentang pemberhentian sementara pasar desa/kalangan dirasa tidaklah tepat. Karena hal tersebut tidak didasari oleh persiapan yang memadai. Timbul pertanyaan apakah iya dengan diberhentikannya aktivitas dagang/kalangan di desa Karang Agung dapat mengantisipasi penyebaran Covid-19 di wilayah Kab.Lahat, sedangkan pasar-pasar tradisional yang besar saja sampai hari ini masih beroperasi, PTM Squere atau Pasar Lematang contohnya. Alih-alih untuk mengantisipasi namun kegaduhan yang terjadi. Bahkan terlampau dari kegaduhan yang terjadi karena gagal memahami maklumat, efek dari surat edaran ini akan merugikan pedagang maupun masyarakat setempat, mengingat informasi pemberhentian aktivitas baru diketahui oleh pedagang sehari sebelumnya.

Sudah seharusnya Kepala Desa Karang Agung mensosialisasikan social distancing, bantu Pemerintah Pusat, bukan malah membuat kegaduhan-kegaduhan baru dengan mengancam akan memberikan sanksi terhadap pedagang yang berjualan. Mulailah memakai pendekatan persuasif terhadap rakyat khususnya pedagang, berikan pengertian dan arahan yang jelas bukan dengan menakut-nakuti. Setiap orang yang tidak mentaati maklumat saja, harus ada proses sehingga dapat dikatakan ada unsur pelanggarannya. Apalagi hanya bermodalkan surat edaran yang kita ketahui bersama bukan termasuk tindakan hukum pemerintah, maka secara teori hukum Surat Edaran tidaklah dapat menimbulkan akibat-akibat hukum jika tidak dipatuhi atau tidak ditaati.

Kehadiran saya disini bukan untuk menyalahi apalagi memperkeruh suasana, melainkan untuk meluruskan supaya masyarakat tetap tenang bukan memancing kegaduhan yang menyebabkan masyarakat gelagapan

(Harda)

Facebook Comments

Check Also

Bikin Heboh Pasien Positif Corona di Prabumulih Sumatera Selatan Yang Berkeliaran Keliling Kota

Komline, Sumsel– Warga di Sumatera Selatan sempat dihebohkan dengan sejumlah pasien yang dinyatakan positif Covid-19 …

%d bloggers like this: