Home / Berita Tokoh / Deka Mandala: Kepala Desa Karang Agung Terpapar Buta Huruf Fungsional (Peryataan Sikap Pedagang Kalangan)

Deka Mandala: Kepala Desa Karang Agung Terpapar Buta Huruf Fungsional (Peryataan Sikap Pedagang Kalangan)

Komline,Lahat-Setelah surat edaran Tentang Pemberhentian Sementara Pasar Desa/Kalangan yang di edarkan kades Karang Agung kecamatan Pagar Gunung Kab.Lahat Sumatera Selatan pada 25 Maret 2020, ada beberapa pedagang yang menyayangkan kebijakan yang diambil oleh kepala desa.

Salah satunya saya Deka Mandala Putra selaku pedangang kalangan sekaligus mewakili para pedagang kalangan lainnya sangat menyayangkan kebijakan yang di ambil oleh Kades Karang Agung.

Menurut saya, Kepala Desa sudah gagal paham dalam menelaah maklumat dari Polri dan Himbauan Kemendagri. Jelas pada awal maret 2020 Mendagri Tito Karnavian Menghimbau “Kepada seluruh kepala daerah agar tidak memberikan pernyataan secara terbuka terkait isu Covid-19, tujuannya agar tidak menimbulkan kepanikan di tengah masyarakat”. Hal itu jelas berbanding terbalik dengan surat edaran yang diedarkan Kades Karang Agung.

Kades Karang Agung telah mengambil langkah yang salah dan berujung sesat, apakah kades sudah menyiapkan Logistik untuk warga? Sedangkan kita sama-sama sudah tau bahwa Kalangan adalah sarana bagi masyarakat setempat untuk memenuhi kebutuhan pokok. Lagipula dari sekian banyak jiwa di Kab.Lahat, sampai hari ini berapa orang masyarakat Kab.Lahat yang telah terpapar Covid-19?

Jangan sampai surat edaran ini melanggar maklumat Polri No. 2 huruf d bahwa “tidak melakukan atau menimbun kebutuhan bahan pokok maupun kebutuhan masyarakat lainnya secara berlebihan”, melarang pedagang berdagang sama halnya membuat pedagang melakukan penimbunan.

Harapan saya kesesatan yang meresahkan ini cukup sampai disini. Jangan sampai kekeliruan atas dasar kurangnya pemahaman membuat keresahan dikalangan masyarakat khususnya pedagang. Saran dari saya kalaupun surat edaran ini bakal tetap di laksanakan agar kiranya direvisi terlebih dahulu, contohnya dengan mengurangi jam operasional kalangan bukan dengan melarang yang berdampak terhadap pertumbuhan perekonomian masyarakat Kab. Lahat.

Link Banner
Facebook Comments

Check Also

Sekolah di Zona Kuning akan Dibuka, DPR Angkat Bicara

Komline, Jakarta– Pada Jumat (8/8/2020), Mendikbud Nadiem Makarim secara resmi mengeluarkan kebijakan yang menyebutkan bahwa …

%d bloggers like this: