Home / Berita Tokoh / Diduga Fitnah Alex Noerdin, Ishak Meki & IPA, Mawardi Yahya Dilaporkan Ke Polda Sumsel

Diduga Fitnah Alex Noerdin, Ishak Meki & IPA, Mawardi Yahya Dilaporkan Ke Polda Sumsel

Palembang-Penggunaan dana Bantuan Sosial (bansos) dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) memang berbahaya. Sewaktu pak Ishak Meki (Mantan Bupati OKI) menggunakan bansos yang kena pak Muslim (mantan Kepala BPKAD OKI), diwaktu (pemerintahan-red) pak Alex Noerdin ada 3 atau 4 orang yang masuk penjara. Sementara di Ogan Ilir menggunakan dana bansos, didiskualifikasi dari pencalonan” ucap mawardi pada Masyarakat ogan ilir saat menghadiri acara pernikahan .

Ungkapan yang disinyalir bermuatan fitnah ini disampaikan wakil Gubernur Sumsel Mawardi Yahya saat menghadiri resepsi pernikahan salah seorang warga di desa Meranjat 3 Kecamatan Indralaya Selatan kabupaten Ogan Ilir (OI) pada 15 Oktober 2020 lalu.

Ketiga tokoh Sumsel tersebut yakni Alex Noerdin (mantan Gubernur Sumsel), Ishak Meki (mantan Wakil Gubernur Sumsel yang sebelumnya menjabat Bupati OKI), Ilyas Panji Alam (Bupati Ogan Ilir).

Ilyas Panji Alam (IPA) saat ini tengah melaksanakan cuti dikarenakan mengikuti Pemilihan Kepala Daerah OI dimana secara head to head berhadapan dengan putra Mawardi Yahya, Panca Wijaya Akbar.
Kuasa hukum IPA Erik Estrada SH, membantah dugaan fitnah yang telah disampaikan Mawardi Yahya. Menurutnya Mawardi Yahya menyebarkan informasi kepada masyarakat dalam kapasitasnya sebagai Wakil Gubernur Sumatera Selatan, bahwa salah satu Pasangan Calon dalam pilkada Kabupaten OI telah di diskulaifikasi oleh KPU OI karena melakukan pelanggaran penggunaan dana bansos dalam pilkada.

“Sebagai langkah awal, kita sudah melaporkan MY ke Polda Sumsel atas dugaan pencemaran nama baik klien kami (IPA-red) dengan nomor laporan STTLP/828/X/2020/SPKT tertanggal 30 Oktober 2020. MY kita pidanakan dengan pasal 310 KUHP”. Kata Erik Estrada SH didampingi beberapa orang rekannya kepada wartawan jumat (30/10).

(red)

Link Banner
Facebook Comments

Check Also

Pengamat Pemilu Dorong DKPP Segera Jadwalkan Sidang Etik KPU dan Bawaslu Ogan Ilir

Komline, Jakarta- Direktur Eksekutif Democracy and Electoral Empowerment Partnership (DEEP), Neni Nur Hayati mendorong DKPP …

%d bloggers like this: