Home / Seputar Daerah / Dugaan Korupsi Pada BUMD Pemprov Sumsel PT Sriwijaya Agro Industri, BPKP diminta Lakukan Audit Investigatif

Dugaan Korupsi Pada BUMD Pemprov Sumsel PT Sriwijaya Agro Industri, BPKP diminta Lakukan Audit Investigatif

google.com, pub-5445025501323118, DIRECT, f08c47fec0942fa0

PT Sriwijaya Agro Industri merupakan Badan Usaha Milik Daerah yang didirikan pada tahun 2021 dengan penyertaan modal awal kurang lebih 5 milyar rupiah untuk menjalan core bisnis perusahaan. Namun pengurus perusahaan diduga tidak menjalankan manajemen bisnis yang profesional sehingga perusahaan mengalami kerugian setelah 8 bulan operasional.

Patut diduga kerugian perusahaan disebabkan oleh karena pengurus perusahaan dan badan pengawas tidak menjalankan perusahaan secara bisnis oriented. Pengeluaran kas perusahaan disinyalir tidak berdasarkan Rencana Kerja Anggaran Perusahaan (RKAP) dan diduga digunakan untuk kepentingan pribadi oknum pengurus perusahaan.

Disamping itu juga PT SAI diduga melakukan bisnis manipulatif coorporate yang diduga dilakukan dengan memberikan informasi palsu terkait bisnis perusahaa. Diantara dugaan bisnis yang tak tercatat dalam pembukuan perusahaan dan diduga menjadi kamuflase bisnis serta merugikan perusahaan adalah :

  1. Ekspor buah kelapa yang diduga tidak di laporkan dalam laporan keuangan perusahaan termasuk pajak yang diduga belum di bayar oleh PT SAI.
  2. Dugaan adanya bisnis penyewaab alat pertanian yang diduga laba rugi usaha tidak di masukkan dalam laporan keuangan perusahaan.
  3. Investasi usaha berupa pembelian pabrik mini CPO bekerjasama dengan fihak ketiga namun hingga saat ini tidak jelas keberadaan pabrik tersebut dan berapa persen modal PT SAI dalam joint venture tersebut.

Selain orientasi bisnis yang tak jelas itu, operasional perusahaan diduga menjadi sumber kerugian perusahaan.

Gaji pengurus perusahaan, manager, biaya mobilisasi pengurus, gaji karyawan, tunjangan pengurus dan biaya lainnya menjadi sumber malapetaka bagi perusahaan.

Maka dari itu, kami meminta Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan melakukan audit investigatif terkait Laporan keuangan PT SAI yang diduga manipulatuf dan merugikan keuangan negara senilai penyertaan modal.

PT SAI non operasional saat ini dan diduga akan mendapat penyertaan modal pada tahun berikutnya yang merupakan sumber potensi kerugian negara.

PT SMS belum layak mengelola pembangunan pelabuhan Tanjung Carat Rencana Pembangunan pelabuhan Tanjung Carat di Kabupaten OKI terkesan mangkrak yang diduga di karenakan belum jelas siapa yang akan mengelola pembangunan pelabuhan itu.

Pemprov Sumsel diduga berupaya semaksimal mungkin untuk menjadikan PT SMS mengelola pembangunan pelabuhan Tanjung Carat dengan meminta audit fihak terkait agar dapat dinyatakan secara finansial untuk melakukan pembangunan pelabuhan Tanjung Carat.

Salah satu upayanya adalah meminta BPKP untuk melakukan audit investigative dengan tujuan tertentu sehingga PT SMS layak menerima penyertaan modal untuk membangun pelabuhan tersebut. Namun audit teguler BPK RI menyatakan banyak sekali permasalah asset dan core bisnis yang membuat opini negative terkait kinerja PT SMS.

Banyak point penting yang menyatakan bahwa PT SMS belum atau tidak layar menjadi pengelola pembanguna pelabuhan Tanjung Carat antara lain:

  1. Asset PT SMS masih banyak yang belum terdata dan belum di kuasai oleh PT SMS
  2. Laporan kinerja keuangan PT SMS belum memadai untuk mengelola keuangan yang nilai
  3. nya ratusan milyar
  4. Beberapa asset penting yang di hibahkan oleh Kementerian terbengkalai dan tidak terurusBisnis utama PT SMS yakni pengelolaan angkutan batubara tidak jelas manajemen bisnis oriented atau personal bisnis
  5. SDM yang ada di PT SMS sangat minum dan mustahil untuk mengelola pembangunan pelabuhan Tanjung Cara

Kami meminta BPKP Perwakilan Sumsel untuk tidak memberikan rekomendasi kepada PT SMS untuk mengelola pembangunan Pelabuhan Tanjung Carat karena potensi kegagalan dan resiko yang tinggi bila di jadikan otorita pembangunan pelabuhan Tanjung Carat.

Facebook Comments

Check Also

Tak Ambil Pusing Soal Pasangan, Relawan Publik Hanya Fokus Mendukung Dan Berjuang Untuk Puan Maharani Pada Pilpres 2024

google.com, pub-5445025501323118, DIRECT, f08c47fec0942fa0Jakarta– Ketua Umum Relawan Puan Maharani Bersama Wong Cilik (Relawan Publik ), …