Home / Peristiwa / Dugaan Korupsi Tahun Jamak Ogan Ilir, AMPD Aksi Depan Kejaksaan Agung Serta Laporkan Mawardi Yahya

Dugaan Korupsi Tahun Jamak Ogan Ilir, AMPD Aksi Depan Kejaksaan Agung Serta Laporkan Mawardi Yahya

Komline, Jakarta- Aksi unjuk rasa kembali terjadi di depan gedung Kejaksaan Agung RI, Jl. Sultan Hasanuddin, Keboyoran Baru, Jakarta Selata, Jumat (18/06/2021). Massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Peduli Demokrasi (AMPD) mendesak usut tuntas dugaan tindak pidana korupsi pada paket proyek tahun jamak (Multy Years) Ogan Ilir (OI) tahun 2007-2010.

Dalam orasinya, Ketua AMPD Imam Hanafi Abdullah, mengatakan telah terjadi dugaan penyelewengan pada proyek tahun jamak saat Mawardi Yahya menjadi Bupati Ogan Ilir.

“Kasus ini mengendap dan tidak jelas prosesnya padahal dugaan korupsi yang dilakukan Mawardi Yahya ini sangat fantastis dan tidak tanggung-tanggung nilainya mencapai Rp100 miliar,” katanya.

Menurut Imam, Kejagung harus segera bertindak dan memanggil Wakil Gubernur Sumsel, Mawardi Yahya, untuk diperiksa.

“Mawardi sekarang sudah menjadi Wakil Gubernur Sumsel namun tidak boleh lepas tanggung jawab atas persoalan hukum saat dia jadi Bupati. Oleh karena itu, Kejagung harus memberikan atensi khusus dengan panggil dan periksa yang bersangkutan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Imam menyampaikan telah melaporkan kasus ini ke Kejaksaan Agung dengan beberapa bukti terkait dengan pelanggaran hukum tersebut.

“Kami bukan hanya aksi demonstrasi tapi kami sudah memasukkan laporan dan sudah diterima oleh bagian pos pelayanan hukum, penerimaan pengaduan masyarakat dan pelayanan informasi publik, lengkap dengan bukti terkait dengan dugaan penyalahgunaan wewenang oleh Mawardi Yahya,” tambahnya.

Imam menegaskan akan mengawal laporan tersebut sampai kasus ini diproses secara transparan dan tuntas.

“Pastinya kami tidak akan membiarkan siapapun yang telah menyelewengkan uang rakyat lepas dari jeratan hukum, tak terkecuali Mawardi karena ia tidak kebal hukum dan sekarang tinggal kejaksaan kapan akan memeriksanya,” paparnya.

“Kami masih percaya dan yakin Kejagung akan usut tuntas kasus ini dan kami siap berjuang mengawalnya, ini kasus lama dan kalau dibiarkan akan hilang, sedangkan taksiran kerugian yang diduga dikorupsi mencapai ratusan miliar,” tutup Imam.

Facebook Comments

Check Also

Mulai Saling Dorong dengan Aparat, Demo Buruh DKI Memanas

Komline, Jakarta- Ratusan buruh dari Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSMPI) dan Perwakilan Daerah Konfederasi …

%d bloggers like this: