Home / Berita Tokoh / Fraksi Partai Nasdem Ajak Masyarakat Perang Melawan Narkoba

Fraksi Partai Nasdem Ajak Masyarakat Perang Melawan Narkoba

Jakarta– Fraksi Partai Nasdem terus mangkampanyekan bahaya narkoba karena penyalahgunaan barang haram ini tidak hanya melibatkan kaum dewasa dan remaja tapi juga anak-anak di bawah umur.

“Kita harus sepakat narkoba ini musuh bangsa, musuh manusia di muka bumi ini. Sehingga kemudian ini kewajiban semua orang untuk terlibat dalam perang melawan narkoba. Akhir-akhir ini narkoba ini tidak hanya menyasar orang-orang dewasa tapi juga anak-anak-muda, generasi muda dan anak dibawah umur. Ini tentunya sangat memprihatinkan buat kita,” ujar Ketua Fraksi NasDem Ahmad Ali saat dihubungi, Kamis (25/6/2020).

Menurut Ahmad Ali, semua elemen dan kolompok sosial masyarakat harus memiliki kesadaran bersama untuk mengkampanyekan lebih serius tentang bahaya narkoba. Sebab, meskipun hukuman mati bagi bandar narkoba sudah ditetapkan, tapi peredaran obat-obatan terlarang ini masih masif di tengah-tengah masyarakat. Dengan begitu, bandar narkoba tidak peduli apapun hukuman yang bakal dihadapi, yang penting bagi mereka adalah menemukan pangsa pasar dan mendapatkan duit.

“Mereka yang penting punya pangsa pasar, punya market. Siapapun itu mereka tidak peduli yang penting mereka dapat duit, sehingga kemudian ini sangat berbahaya. Kita tentunya berharap betul orang-orang yang diberi tamggungjawab di bidang itu untuk betul-betul bersungguh-sungguh melakukan pencegahan narkoba dengan penuh tanggungjawab. Jadi bukan hanya di level atas tapi mulai dari petungas tingkat bawah sampai tingkat atas. Ini kita harus punya komitmen yang sama bahwa mereka sedang melaksanakan tugas mulya untuk menyelematkan generasi bangsa,” tegas Ahmad Ali.

Menurut Ali, kampanye perang melawan narkoba dalam rangka membangun kesadaran masyarakat tentang bahaya narkoba. Sebab, masifnya peredaran dan penyalagunaan narkoba di negara ini sangat berbahaya bagi generasi muda bangsa.

“BNN dan negara harus berani mengambil peran untuk mensosialisasikan. Kalau perlu masuk pada kurikulum pendidikan di sekolah-sekolah SD, SMP, dan SMA. Begitu pencegahan dini dimulai dari bawah supaya kemudian mengedukasi anak-anak generasi muda tentang bahaya narkoba itu,” tukas Ahmad Ali.

Lebih lanjut, Ahmad Ali menambahkan, jangan hanya penindakan yang menjadi fokus dalam memerangi narkoba, tapi juga diperlukan moralitas yang kuat dari seluruh pemangku kepentingan untuk memerangi peredaran narkoba. Untuk itu, dia meminta Menteri Hukum Dan HAM Yassona H. Laoly, tidak menutup mata tentang peredaran narkoba yang masih masif di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) seluruh tanah air.

“Hari ini Menkumham jangan menutup mata bahwa peredaran narkoba itu banyak sekali di Lapas tapi jika kemudian ini ditanyakan banyak saja alasannya. Jadi pengedar narkoba itu lebih nyaman tinggal di Lapas. Ini bukan lagi rahasia umum, di setiap kejadian-kejadian keributan di Lapas itu urusannya pasti narkoba. Artinya kita minta harus ada kesadaran bersama, moralitas yang tinggi,” katanya.

Sekali lagi, Ahmad Ali menegaskan NasDem berkomitmen mengkampanyekan bahaya narkoba. Tak hanya itu, NasDem juga mengajak semua elemen dan kolompok masyarakat ikut serta memerangi peredaran narkoba.

“Kita memulai kampanye anti narkoba ini dari rumah tangga, orang tua punya tanggunghawab, keluarga punya tanggungjawab, terus kemudian pemerintah lebih serius. Kampanye anti narkoba ini harus lebih digalakkan secara masif,” pungkas Ahmad Ali.

Link Banner
Facebook Comments

Check Also

*Beri Kartu Merah di HUT Bhayangkara Ke-74 , PC PMII Ciputat Mengutuk Keras Tindak Represif Oknum Polisi*

Tangerang Selatan – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Ciputat melaksanakan aksi yang bertepatan dengan …

%d bloggers like this: