Home / Peristiwa / Geger Guru Honorer Ditemukan Tanpa Kepala

Geger Guru Honorer Ditemukan Tanpa Kepala

Link Banner

Komline, Jakarta-  Warga Desa Karanggondang, Kecamatan Udanawu, Kabupaten Blitar, digegerkan dengan penemuan sebuah koper berisi mayat dalam kondisi tanpa kepala.

mayat tanpa kepala yang berada di dalam sebuah koper berwarna hitam itu pertama kali ditemukan oleh seorang warga bernama Imam. Ia menemukan korban tersebut saat sedang mencari rumput di pinggir sungai bawah jembatan Desa Karanggondang.

Lantas, ia sebelumnya penasaran terhadap sebuah tas koper berwarna hitam tersebut. Namun yang ia lihat saat mendekati koper itu bukanlah sebuah koper kosong, melainkan koper tersebut ternyata berisi mayat.

“Saya dapat laporan dari warga kalau ada penemuan mayat di pinggir sungai bawah jembatan. Saya cek ke lokasi benar, lalu saya lapor ke polisi,” Kepala Desa Karanggondang, Edy Sucipto.

Dari kronologi yang berhasil dihimpun, kepala desa Edy menjelaskan bahwa pada saat datang ke lokasi hanya empat orang, namun Edy dan warga lain tidak berani membuka koper. Mereka sebelumnya menduga bahwa koper hitam itu adalah mayat yang terlihat dari kaki. “Ada bagian kaki yang terlihat dari luar. Kami tidak berani membuka sebelum polisi datang,” kata Edy.

Edy melanjutkan bahwa setelah “Polisi sempat membuka koper, kondisi mayatnya telanjang, jenis kelaminnya laki-laki,” ungkapnya.

Edy juga menjelaskan bahwa mayat ditemukan dalam posisi meringkuk ke kiri sementara kepala di sebelah utara dan menghadap ke timur. Dan, “Hanya ada koper di lokasi, tidak ada barang lainnya. Kalau melihat kondisinya, tubuhnya kecil,”ujarnya lagi.

Atas laporan dari masyarakat akhirnya Kasat Reskrim Polres Blitar Kota, AKP Heri Sugiono dan tim terjun ke lokasi setelah mendapatkan informasi tersebut dan dilakukan penyelidikan lebih lanjut. “Proses identifikasi dan autopsi akan dilakukan tim Labfor Mabes Polri Cabang Surabaya,” kata AKP Heri.

Namun, setelah dilakukan proses penyelidikan oleh Setelah melakukan penyelidikan oleh Tim Kasat Reskrim Polres Blitar Kota. Ternyata diketahui identitas korban mayat tersebut bernama Budi Hartanto seorang pria yang merupakan warga asal dari  Jalan Tamansari, Kota Kediri. Ia adalah seorang pebisnis muda kreatif, meski memiliki usaha kecil-kecilan. Korban berjualan di GOR Jayabaya serta jual beli ponsel.

Mengetahui sang anak sudah tak lagi bernyawa , Sudarmaji ayahnya Budi pun langsung mendatangi RSUD Mardi Waluyo, Kota Blitar untuk memeriksa kondisi mayat anaknya.

Keluarga korban sangat terkejut dengan kabar kejadiaan nahas yang menimpa korban.  Untuk kepastian mayat dalam koper adalah Budi Hartanto adalah setelah petugas memeriksa sidik jadirnya kemudian dikroscek identik dengan miliki korban.

Namun AKP Heri membenarkan adanya kejadian dan penemuan identitas korban. “Betul, saat ditemukan kondisi mayat korban tanpa kepala dimasukan dalam koper. Sekarang kami fokus mencari kepala korban,” kata AKP Heri Sugiono.

Untuk identitas kata dia, “Kami tetap melakukan tes DNA terhadap orang tua korban untuk memastikannya. Kalau identitas korban kami dapatkan dari hasil identifikasi,” ujarnya.

BACA JUGA:

Heboh, Penemuan Mayat Bayi Laki-laki di Kali Baru

Penemuan Mayat Laki-Laki Dikebun Pisang

Tak Sempat Pulang Ke Mess Sungai Baung OKI Wanita Cantik Ini Tewas Di Hutan Karena Diduga Diikat, Diperkosa Dan Dibunuh

Jasad Janda Yang Hangus Di Atas Kasur, Diperkosa Dan Dibakar 4 Pria Karena Uang

 

 

 

 

Link Banner
Facebook Comments

Check Also

“Kolaborasi Kreatif”, Kunci Pertemuan Aktivis Kepemudaan Sumatera Selatan

Palembang – Bertempat di Kedai Seruput, Jalan Lunjuk Jaya Bukit Besar. Para aktivis kepemudaan Sumatera …

%d bloggers like this: