Home / Berita Tokoh / GERAKAN PEMUDA MELAWAN KORUPSI (GPMK) YOGYAKARTA AJAK MASYARAKAT INDONESIA KAWAL KONTESTASI PEMILIHAN CALON PIMPINAN KPK

GERAKAN PEMUDA MELAWAN KORUPSI (GPMK) YOGYAKARTA AJAK MASYARAKAT INDONESIA KAWAL KONTESTASI PEMILIHAN CALON PIMPINAN KPK

Link Banner

JOGJA – Hangatnya isu keputusan panitia seleksi calon pimpinan KPK menjadi sorotan bersama, diputuskannya 20 orang calon pimpinan KPK yang akan melanjutkan tahap tes selanjutnya menjadi perbincangan antar mahasiswa, komunitas, organisasi anti korupsi, salah satunya yaitu Gerakan Pemuda Melawan Korupsi Yogyakarta yang disingkat GPMK JOGJA.

Gerakan Pemuda Melawan Korupsi merupakan organisasi yang tergabung elemen Mahasiswa berbincang terkait keputusan panitia seleksi calon pimpinan KPK yang saat ini tersisa 20 orang. Mengutip statmen juru bicara KPK Febri Diansyah “Panitia seleksi yang meminta bantuan KPK untuk menelusuri rekam jejak calom pimpinan KPK tersebut. Hasilnya sudah kami serahkan langsung metode yang kami jalani tentu dapat dipertanggung jawabkan bahkan kami sampaikan jika panitia seleksi butuh melihat bukti pendukung semua tersedia di KPK” di akun media sosial instagram @OFFICIAL.KPK. Dalam hal ini GPMK Jogja siap mengawal dan mengajak Masyarakat seluruh Indonesia untuk tetap mengawal dan mengkritisi kontestasi calon pimpinan KPK yang sudah terseleksi, pengawalan tersebut bisa melalui Pos Pengaduan Masyarakat terkait Seleksi Pimpinan KPK Periode 2019-2023 kirim ke (http://bit.ly/pengaduancapimkpk) dengan bentuk tulisan atau lainnya, dan juga bisa mengirimkan tulisan ke ([email protected]) dalam rancangan Buletin GPMK tahun 2019. Karena pengawalan tersebut bentuk simpati kita untuk pimpinan KPK yang akan datang bagaimana integritasnya dan independensinya, pungkas Abdul Majid Selaku Ketua GPMK Jogja pada Senin 26 Agustus 2019, Yogyakarta.
Selanjutnya salah satu pengurus GPMK berdiskusi melalui Whatsapp dengan salah satu Founding Father GPMK yakni Khoirul Abror S.Psi, PANSEL – CAPIM KPK : Proses seleksi dilakukan untuk mendapatkan orang yang tepat dalam tugas, jabatan atau pekerjaan. Rekam jejak menjadi pertimbangan dalam menentukan ketepatan itu. Semoga KPK mendapatkan pemimpin yang tepat, penuh integritas dalam pemberantasan korupsi, pungkasnya saat di konfirmasi.

Disisi lain beberapa Pengurus GPMK tempo hari yang lalu pada 20 Agustus 2019 juga berbincang dengan salah satu tokoh Pusat Kajian Anti Korupsi Universitas Gajah Mada mengenai isu calon pimpinan KPK. Dalam perbincangan ini Bang Zain salah satu tokoh PUKAT UGM menyampaikan bahwa diantara Calon Pimpinan KPK dan Panitia Seleksi harus mempunyai Visi dan Misi yang jelas dan stategis, artinya keterbukaan dikhalayak umum harus diberitahukan, seperti salah satu kendala mengapa beberapa calon pimpinan KPK telat mengumpulkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN). Dalam hal ini keterlambatan tersebut bentuk pelanggaran kode etik prosedur pendaftaran calon pimpinan KPK.
Kemudian pada tes-tes selanjutnya para calon pimpinan KPK, Abdul Majid selaku ketua GPMK Jogja berharap hasil keputusan nanti tidak menjadi perbincangan lagi dari calon pimpinan KPK yang lolos, artinya panitia seleksi benar-benar ketat, teliti dan obyektif menilai terkait integritas dan kompetensi calon pimpinan KPK tersebut.

Oleh : Ach Musthafa Roja, (Pengurus GPMK, Mahasiswa UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta)

Link Banner
Facebook Comments

Check Also

Kembalikan Formulir Di 2 Parpol Ovi-Panca Optimis Didukung Semua Partai di Ogan Ilir

Komline, Ogan Ilir-Bakal Calon Bupati Panca Wijaya Akbar Didampingi Bakal Calon Wakil Bupati Ardani, Senin …

%d bloggers like this: