Home / Berita Tokoh / Gunakan Ijazah Kaleng , BAM : Cik Ujang Bukti Manusia Rakus Kekuasaan Dengan Menghalalkan Segala Cara

Gunakan Ijazah Kaleng , BAM : Cik Ujang Bukti Manusia Rakus Kekuasaan Dengan Menghalalkan Segala Cara

Komline,Jakarta-Barisan Aktivis Muda (BAM) Indonesia, menyoroti terkait dugaan tindak pidana penggunaan dan atau jual beli ijazah palsu Cik Ujang bupati kabupaten lahat,sumatera selatan 3/10/2020 .

Melalui surat yang berkop Kementrian pendidikan dan kebudayaan direktorat jenderal pendidikan tinggi, yang bernomor : 461/E2/TU/2020, yang ditandatangani direktur pembelajaran dan kemahasiswaan Aris Junaidi, telah mengeluarkan putusan terkait status ijazah Cik Ujang. Kemendikbud memutuskan ijazah Strata Satu (SI) gelar Sarjana Hukum Cik Ujang yang dikeluarkan Universitas Sjakhyakirti Palembang Dan Kopertis Wilayah II Sumatra Selatan pada 2013 silam tidak sah. Keputusan tersebut berkenaan dengan kelas jarak jauh dan kelas Sabtu-Minggu yang sebelumnya sudah dilarang Kemendikbud.

“Menurut saya, Cik Ujang adalah contoh manusia yang menghalalkan segala cara untuk memenuhi nafsunya untuk menjadi penguasa di kabupaten lahat, salah satunya dengan menggunakan ijazah yang telah terbukti cara mendapatkannyapun tidak lah sah. Maka dari itu, jika dia menempuh jalan menjadi pemimpin disana saja dengan jalan salah, bagaimana mungkin kita berharap adanya kepemimpinan yang baik dari manusia seperti itu”, tegas Koordinator Bam Indonesia Enday Hidayat, SH.

Terkait dugaan jual beli ijazah yang di lakukan Cik Ujang Bupati Kabupaten Lahat sampai hari ini belum ada upaya dan tindak lanjut dari Kabareskrim Polri, Koordinator BAM Indonesia pun merasa sangat kecewa dengan komitmen Polri dalam memberantas jual beli ijazah yang telah nyata-nyata mencoreng nama baik pendidikan di indonesia.

“Seharusnya polri sebagai institusi penegak hukum segera mengusut kasus ini, apalagi bukti-buktinya sudah jelas dan terang benderang. Perbuatan Cik Ujang ini telah mencidrai sistem pendidikan di indonesia dan menyayat hati orang-orang yang dengan serius mengikuti proses pendidikan berjenjang sesuai aturan. Maka kami meminta agar polri segera menindak tegas ini sebagai bukti bahwa polri berkomitmen memberantas upaya-upaya tak bermoral dalam proses pendidikan di indonesia ini”, Tutupnya.

Link Banner
Facebook Comments

Check Also

ALIANSI MAHASISWA SUMATERA SELATAN NYATAKAN SIKAP TERHADAP OMNIBUS LAW

Komline, Jakarta- Pada tanggal 05 oktober 2020, pukul : 22.00 Wib. Telah disahkan Undang-Undang Omnibus …

%d bloggers like this: