Home / Inspirasi / Hanya Berjualan Lemper Kisah Anak SD Ini Inspirasi Banyak Orang

Hanya Berjualan Lemper Kisah Anak SD Ini Inspirasi Banyak Orang

Link Banner

Komline,Jakarta- Ialah namanya Wulan, ia adalah seorang siswa sekolah di SDN Petungan kelas 4, Cilacap Jawa Tengah. Ia setiap hari selalu berjualan lemper keliling setiap sore. Setiap hari ia menjajakan hasil jualannnya seperti lemper, gorengan mulai pukul 17.00 WIB. Di wilayah Katamso, Tengger, S. Parman, Sangkal putung, dan lokasi yang bisa ia jangkau.

Namun, ia meski ia menjajakan jualannya hingga larut malam hingga jam pukul 24.00 WIB. ia sebenarnya tidak boleh pulang sebelum dagangannya habis. Takut-takut nanti bibinya tak memberinya uang saku. Meski dirinya menjajakan hasil jualan itu sampai habis , ia hidup berdua bersama sang adik. Ia hanya diberikan uang sebesar 2000 rupiah saja. Hasil uang yang ia terima dari jualan pun semuanya ia berikan pada bibinya.

Meski begitu, warganet merasa kecewa, karena anak perempuan sekecil itu harus bekerja hingga larut malam. Dalam informasi yang diterima, Wulan bekerja memenuhi kebutuhan hidup keluarga karena dari latar belakang ibunya yang menjadi TKW tapi tidak pernah pulang kerumah, pun ayahnya yang juga tidak bekerja.

Dalam akun media sosial yang dikirimkan oleh @callista khaza sport saat ia menemui bocah ini. Wulan menerangkan bahwa yang membuat gorengan itu adalah neneknya dan tantenya, wulan tidak diperbolehkan pulang sama tantenya. Kalau jualannya belum habis. sampai jam 12 malam.

Ia menduga sang tante merasa malu untuk ikut memasarkan dngn alasan malu dengan alasan tidak level. Sekarang pun adeknya sedang sakit dan dan diopname di RS Umum kota Cilacap. Tapi masih beruntung, Wulan memiliki seorang neneknya yg baik.

Namun, bagi Khanza dengan postingannya di media sosial ia hanya ingin menolong Wulan “kalau bertemu anak ini dibeli ya dagangannya biar dia cpt pulang, niat hati saya upload postingan ini,biar wulan &adeknya dpt haknya sebagai anak”,sy hrp bnyk orang yg dpt membantu memperjuangkan hak Wulan,”ungkapnya.

Terharu dengan kisah hidup Wulan, Khanza juga berniat mengadukan kasus ini ke lembaga perlindungan anak, soal sang anak yang seharusnya belajar diusianya. Namun ia harus bekerja sampai larut malam demi menghidupi keluarga.

“Waktu sy bertemu wulan itu posisi sy mau pulang jd sy tdk begitu detail mengintrogasi wulan, dan saat itu hati sy rasa nya campur aduk melihat wulan dan mendengar cerita Wulan,sungguh sangat ga tega dngr cerita anak ini, rute jualan anak ini antar alun”,katamso, tengger,s parman,Sangkal putung, dan sekitarnya…semoga Wulan,adeknya dan nenek nya wulan selalu diberi kesehatan dan dimudahkan rezekinya,”paparnya.

Meski begitu, bocah Wulan begitu menginspirasi banyak orang. Meski dengan tiadanya orang tua, ia masih bisa terus bekerja membantu sang nenek. Membantu sang tante.

Meski dengan uang saku yang secukupnya, dengan pengalaman pahitnya dimasa dini ini bisa ia contohkan kepada masyarakat secara luas. Bahwa meski dengan tantangan hidup penuh banyak rintangan, mulai dari orang tua yang tidak pernah pulang kerumah, ayah yang tidak bekerja, bibi yang memaksa untuk bekerja hingga larut malam, adik yang sakit hingga harus dirawat dirumah sakit.

Namun dengan tekad dan kepercayaannya, dia suatu hari akan menerima kesuksesan dengan pengalaman yang ia terima. Memang sulitnya hidup tanpa seorang ibu yang tak pernah pulang dan tak ada. Tapi dia percaya, suatu saat hidupnya pasti berubah, meski hanya berjualan lemper seharga Rp. 1500 saja.

Ia bejualan larut malam, sekolahnya tak pernah putus. Dia berharap ada situasi dan kebaikan dimasa depan.

@insta solo : “Moga jadi berkah ya nak,,,sehat trs jngn prnh lelah,”

@Bulug loss : ” Iki hlo masadepan yang insyaallah bahagia nantinya….ttep sabar….semoga sehat terus dek…,” kata warganet.

(SN)

Link Banner
Facebook Comments

Check Also

Melawan Tradisi, Siswa SMA Batusangkar Pilih Lulus Dengan BerbagiTakjil

Komline,Jakarta- Tepat dalam momen kelulusan memang identik dari kebiasaan mencoret-coret seragam sekolah, dan tradisi ini …

%d bloggers like this: