Home / Berita Tokoh / HASIL INVESTIGASI DUGAAN IJASAH PALSU CIK UJANG BUPATI LAHAT BANYAK TEMUKAN KEJANGGALAN HINGGA DIDUGA ADA OKNUM KAMPUS IKUT MENUTUPI .

HASIL INVESTIGASI DUGAAN IJASAH PALSU CIK UJANG BUPATI LAHAT BANYAK TEMUKAN KEJANGGALAN HINGGA DIDUGA ADA OKNUM KAMPUS IKUT MENUTUPI .

Link Banner

Komline,Jakarta-Bisa jadi karena lemahnya kontrol dari pemerintah dan aparat penegak hukum, betapa begitu mudahnya mencari penyedia jasa pembuat ijasah palsu / Aspal yang ditawarkan oleh oknum-oknum tak bertangung jawab dengan Segala tingkat dan jurusan pun ada .

Dari sebuah investigasi, terungkap bagaimana praktik jual beli ijazah palsu dan aspal, yang ternyata diduga melibatkan oknum dari pihak kampus .

Bahkan dari kasus yang pernah terungkap oleh kepolisian dan kemenristek dikti upaya mendapatkan ijazah palsu dan aspal tidaklah sulit, yang penting siap dananya. Biaya dipatok antara Rp 15 juta hingga Rp 50 juta tergantung tingkatannya. Tidak perlu mengikuti kegiatan belajar dan perkuliahan hingga bertahun-tahun. Cukup belajar singkat, kuliah kilat, foto bareng wisuda, gelar pun menempel .

Ijazah aspal yang di-investigasi tersebut menjamin ijazah yang dikeluarkan sesuai dengan ijazah asli mereka yang kuliah dan sekolah bertahun-tahun, ijazah yang dikeluarkan  merupakan ijazah asli, hanya waktu belajarnya yang dipercepat bahkan tidak perlu ikut proses kuliah .

Konferensi pers kampak setelah menerima hasil Investigasi Kemenristek Dikti .

Dalam kasus lain dari sumber yang  dirahasiakan, dia juga menjamin keamanan dan legalitasnya, karena memang ijazah dikeluarkan secara resmi. Sehingga aman untuk dipakai melanjutkan pendidikan selanjutnya. Tidak terkecuali untuk melamar kerja sebagai PNS, TNI-Polri, termasuk promosi kenaikan pangkat dan jabatan di lembaga negara. Seraya membuktikan banyak di kalangan anggota DPR, PNS, dan pejabat yang memanfaatkan ijasah Aspal tsb.

Ijasah Aspal yang dikeluarkan oleh lembaga resmi banyak digunakan oleh anggota DPRD , POLISI , bahkan kepala daerah , bahkan ijasah tsb terdaftar di forlap Dikti .

Komentar Susno Duadji Mantan Kabareskrim Terkait Dugaan Ijasah Aspal Bupati Lahat Sumatera Selatan 

Suatu contoh dugaan ijasah aspal kepala daerah kab.lahat Sumatera Selatan yang saat ini ramai dibicarakan bahkan dalam hasil investigasi bahwa oknum kepala daerah tsb tidak memiliki skripsi maupun absensi dikampus bahkan banyak Surat-Surat yang diserahkan diduga dibuat secara dadakan oleh pihak kampus pada saat Tim dari kemenristek dikti turun ke kampus .

Sangat tidak masuk akal yang mana dalam forlap dikti kepala daerah tsb dapat menyelesaikan 3’5 tahun yang mana beliau pada saat itu sedang menjabat anggota DPRD kab.lahat Sumatera Selatan yang memiliki kesibukan padat dan jarak tempuh 6 jam perjalanan lahat-Palembang .

Tahun 2016 dikampus yang sama Mulyono mantan Anggota DPRD kab.Empat Lawang divonis 5 bulan penjara karena telah terbukti bersalah menggunakan Ijasah Aspa .

Akankah permasalah ijasah palsu dapat diungkap demi memperbaiki kualitas pendidikan dinegara kita  ?

Kini masyarakat menunggu kerja dari penegak Hukum yang sedang menangani Dugaan Ijasah Palsu sang kepala daerah kab.lahat sumatera selatan yang sudah dilaporkan ke Mabes Polri .

 

(Hrd)

Link Banner
Facebook Comments

Check Also

GPMK Tolak Keras Hasil Revisi UU KPK

Komline– Gerakan Pemuda Melawan Korupsi (GPMK) Yogyakarta menolak dengan tegas pelemahan terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi …

%d bloggers like this: