Home / Uncategorized / Himbauan Ketua Komline Harda Belly : “Beda Pilihan Politik Biasa, Jokowi Dan Prabowo Putra Terbaik Bangsa”

Himbauan Ketua Komline Harda Belly : “Beda Pilihan Politik Biasa, Jokowi Dan Prabowo Putra Terbaik Bangsa”

Link Banner

Komline, Jakarta– Pertarungan demokrasi pilpres 2019 kian beranjak sengit. Pasalnya, bila dilihat dari berbagai survei kedua capres Jokowi dan capres Prabowo memiliki pendukung dan mendapati hak suara yang sama-sama kuat. Kedua capres juga dinilai memiliki karakter kepemimpinan negarawan yang kuat.

Bahkan mau tak mau, masyarakat pun harus membuka mata, memilih manakah diantara kedua sosok itu mampu memimpin negeri yang memenuhi selera mereka, sesuai dengan visi dan misi yang dimiliki sang calon presiden dalam mewujudkan dan membangun Negara ini lebih baik.

Untuk meraup suara terbanyak kedua kubu juga mengunci para ulama-umarah dari berbagai daerah di Indonesia dan membidik kaum millenial. Sehingga hak suara antar pendukung pun dibuat gaduh, seperti belakangan ini terjadi pro dan kontra bahkan bentrok politik antar masing-masing pendukung karena perbedaan pilihan.

Tak jarang, karena perbedaan selera pilihan politik itulah banyak masyarakat menjadi saling adu dan saling mengucilkan antar pendukung pasangan calon presiden, baik itu di media sosial maupun adu lisan.

Namun, kata ketua Komline Harda Belly, dengan tegas ia menghimbau kepada masyarakat, dan juga Sahabat Komline untuk konsisten tetap menjaga silaturahmi, walaupun berbeda pilihan.

Jadi, kata dia “jangan sampai perbedaan politik memecah tali silaturahmi antar tetangga atau pun saudara karena baik pak Prabowo dan pak Jokowi sama-sama putra terbaik untuk bangsa,” ujarnya.

Dengan harapan, setelah pilpres di tahun 2019, lanjut dia “Siapapun pemimpinnya Indonesia di tahun mendatang dapat lebih baik dari saat ini,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan kepada seluruh masyarakat untuk mendukung siapapun pilihannya, dengan datang ke TPS dan tidak menyatakan diri golput di pilpres dan pileg 2019 mendatang.

“Masyarakat harus ikut andil dalam menentukan pilihan
2019. Sebab tahun 2019 adalah tahun politik yang mana kita akan memilih wakil rakyat dan presiden,” ujarnya.

Jadi, lanjutnya lagi “jangan sampai kita tidak menentukan pilihan, karena hak suara kita sangat menentukan masa lima tahun pembangunan kedepan, sekaligus kita bisa melihat hasil kinerja pemimpin yang telah dipilih oleh masyarakat sendiri,”tegasnya.

Soal siapa yang benar-benar layak menjadi orang nomor satu di Indonesia pada periode 2019-2024 mendatang, katanya “masih menjadi tanda tanya besar bagi kita semua masyarakat Indonesia.”

Benar, bukan tidak mungkin bila pesta demokrasi di Indonesia pada april 2019 mendatang semakin memanas. Namun, kata dia “Masyarakat harus lebih bijak dan paham secara emosional. pada siapapun capres yang terpilih ia adalah presiden bangsa Indonesia, yang sudah pilih secara demokratis”pungkasnya.

(SUSNITA)

Link Banner
Facebook Comments

Check Also

Pasangan Ini Unggul Sementara Di Sumsel Versi Real Count KPU

Komline,Jakarta- berdasarkan pantauan media komline, terkait hasil perhitungan real count yang dilansir dari portal resmi KPU-RI …

%d bloggers like this: