Home / Seputar Daerah / IMM Kota Palembang Sayangkan Situs Sejarah dan Budaya Kota Palembang Terjual karena Investasi

IMM Kota Palembang Sayangkan Situs Sejarah dan Budaya Kota Palembang Terjual karena Investasi

Komline, Jakarta- (4/3) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Kota Palembang Sangat Menyayangkan dengan adanya penjualan aset budaya yang ada di kota Palembang, Pemerintah kota Palembang seharusnya menjaga bukan menjual bahwasanya kita ketahui Bangunan ini berdiri pada tahun 1928 yang dulunya dikenal dengan sebutan Water Tower (menara air) atau disebut masyarakat Palembang sebagai kantor ledeng. Pada zaman Jepang tahun (1924-1945) balai kota (kantor menara air) dijadikan kantor Syuco – kan (kantor residen) dan terus dimanfaatkan sebagai balai kota sampai tahun 1956. Tanggal 21 agustus 1963, perusahaan water ledeng dipindahkan menjadi salah satu teknik air bersih di dinas pekerjaan umum kota praja Palembang. Sejak saat itu (1963) kantor menara air berubah menjadi kantor pusat pemerintahan kota praja Palembang yang sekarang disebut kantor Walikota.

Pemerintah kota Palembang seharusnya peka terhadap budaya dan sudah semestinya harus melestarikan budaya yang ada di kota Palembang,Ujar M Wahyu Nugroho selaku ketua umum IMM kota Palembang.
Seharusnya Pemerintah kota Palembang dalam hal ini Walikota harus Objektif dalam perumusan Kebijakan,jangan hanya terfokus pada bidang tertentu yang mengakibatkan hancur nya dari budaya masyarakat kota Palembang. Bahwasanya Sesuai dengan visi dan misi dari Walikota Palembang yang terpilih melalui pilkada langsung Kota Palembang tahun 2018, maka visi pembangunan Kota Palembang sampai dengan tahun 2023, adalah PALEMBANG EMAS DARUSSALAM 2023 “

EMAS yang menjadi Visi  mengandung makna, Elok Madani Aman dan Sejahtera sedang DARUSSALAM mengandung arti, Kota Palembang menjadi Kota yang Aman, Damai, Tentram, Makmur dan Sejahtera serta adanya harmoni antara kehidupan manusia dan alam.
Sedangkan di fase saat ini kesejahteraan sosial masyarakat kota Palembang Masih menjadi suatu tanda tanya besar apalagi pada fase saat ini di era pandemi covid tidak semestinya pemerintah kota Palembang hanya mementingkan segelintir oknum tertentu
Maka Kami dari Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Kota Palembang sangat menyayangkan sikap dari pemerintah kota Palembang yang seharusnya pemerintah kota Palembang harusnya konsen dengan kesejahteraan masyarakat, apalagi itu tercantum dalam visi misi bapak walikota Palembang saat ini.
Kami dari Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Kota Palembang menginginkan pihak Pemkot jangan sekali-kali menghianati kepercayaan masyarakat kota Palembang, yang sudah memenangkan beliau pada saat pilkada kemarin.
Yang Kami Ketahui bahwasanya dengan anggaran APBD perubahan Kota Palembang Tahun 2020 yang di sepakati berjumlah 4,4 Triliun dari sebelumnya 4,7 Triliun,maka sudah semestinya pemerintah kota Palembang harus bisa memberikan dampak kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat apalagi itu sesuai dengan visi misi bapak walikota.

Facebook Comments

Check Also

Revisi UU Otsus, Mendagri Tito Usulkan Pemekaran Wilayah di Papua Dapat Dilakukan oleh Pemerintah Pusat

Komline, Jakarta- Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menjelaskan pemekaran wilayah Papua dalam revisi UU …

%d bloggers like this: