Home / Berita Tokoh / Politik Dan Hukum / Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono Diisukan Gantikan Kapolri Tito Karnavian

Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono Diisukan Gantikan Kapolri Tito Karnavian

Link Banner

Komline, Jakarta- Ramai diperbincangkan kapolri Jenderal Tito Karnavian ramai dibicarakan masuk jajaran kepemerintahan Jokowi-Ma’ruf untuk periode 2019-2024. Isu tersebut merebak setelah Kapolda Metro Metro Jaya tersebut tiba di istana negara.

Kadiv Humas Mabes Polri Irjen M. Iqbal menjelaskan dia belum mengetahui jabatan pasti yang dipersiapkan untuk mantan Kepala BNPT tersebut. Namun, Irjen M. Iqbal yang saat itu mendampingi Jenderal Tito ke Istana Negara tak juga menampik bahwa Presiden Jokowi mempersiapkan tugas baru untuk atasannya tersebut.

“Mungkin ada semacam jabatan baru,” kata Kadiv Humas Mabes Polri Irjen M. Iqbal di Mabes Polri (dari berbagai lansiran) .

Spekulasi mengenai Jenderal Tito Karnavian bakal menjadi bagian menteri kabinet Jokowi, sudah berhembus lama di internal korps Bhayangkara. Bahkan dari berbagai lansiran sumber di Mabes Polri menyebutkan, Jokowi telah mempersiapkan sosok yang akan dipilihnya menggantikan Jenderal Tito Karnavian dari jabatannya sebagai Kapolri.

Dia adalah Irjen Gatot Eddy Pramono yang kini menjabat Kapolda Metro Jaya. Untuk bisa menjadi Kapolri, sudah disusun rencana mendongkrak karier mantan Ketua Satgas Nusantara saat pelaksanaan Pilkada Serentak 2018 lalu hingga bintang empat berada di pundaknya.

Pergeseran jabatan di tubuh Polri dipastikan bakal terjadi jika Irjen Gatot Eddy dipersiapkan sebagai Kapolri. Kabareskrim Komjen Idham Aziz bakal naik pangkat menjadi Wakapolri. Sedangkan posisi Kapolda Metro Jaya diisi Kadiv Propam Mabes Polri Irjen Listyo Sigit Prabowo.

Irjen Sigit merupakan mantan ajudan Jokowi pada 2014 lalu sebelum naik pangkat jadi Kapolda. Dia pernah menjadi Kapolres Pati, Wakapoltabes Semarang, dan Kapolres Solo.

Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane menjelaskan posisi Kapolri nantinya bakal dijabat Pelaksana Tugas (Plt). Menurut Neta, posisi itu nantinya akan dijabat oleh Wakapolri Komjen Ari Dono hingga memasuki masa pensiun 23 Desember mendatang. Sedangkan, posisi Wakapolri nantinya bakal dijabat Komjen Idham Aziz.

“Surat Plt Kapolri sedang diproses Mabes Polri dan akan diminta persetujuan Presiden dan DPR. Nama yang diusulkan sebagai Plt Kapolri adalah Wakapolri Komjen Ari Dono,” kata Neta, Selasa (22/10).

Neta menambahkan, posisi Kabareskrim nantinya bakal dipegang Irjen Gatot Eddy. Dengan jabatan itu, bintang di pundak mantan perwira tinggi lulusan Akpol tahun 1998 itu bertambah satu bintang menjadi tiga. Kenaikan itu diprediksi Neta bakal memperlancar langkah Irjen Gatot menjadi Kapolri.

Posisinya semakin dikenal publik setelah dipercaya Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian menjadi Ketua Satgas Nusantara di tahun 2018 silam. Hingga akhirnya menjabat Kapolda Metro Jaya pada Januari 2019 lalu.

“Posisi Plt Kapolri diperkirakan akan dipegang Ari Dono hingga masa pensiunnya Desember mendatang. Untuk kemudian posisi Kapolri nantinya akan dipegang Gatot Eddy,” kata Neta dari berbagai sumber lansiran.

Lebih lanjut dia menjelaskan bahwa ada dua calon kuat memperebutkan posisi Kapolda Metro Jaya. Keduanya adalah Kapolda Jabar Irjen Rudi dan Kapolda Lampung Irjen Purwadi Arianto.

“Bisa dari Jabar, bisa dari Lampung,” kata Neta.

Link Banner
Facebook Comments

Check Also

Amir Meminta Gubernur Sumsel Pecat Kepala Badan Penghubung Sumsel

Komline,Jakarta-Ikatan Keluarga Mahasiswa Sumatera Selatan (IKMS) Jabodetabeka-Banten menggelar diskusi publik pada Rabu, 15 Januari 2019, …

%d bloggers like this: