Home / Berita Tokoh / Kasus Corona Terbanyak di AS! Sehari 1.480 Korban Meninggal

Kasus Corona Terbanyak di AS! Sehari 1.480 Korban Meninggal

Link Banner

Komline, Jakarta– Amerika Serikat (AS) menyesalkan atas terjadinya pandemi Covid-19. Sebab korban meninggal akibat virus yang berbahaya tersebut mampu membunuh hampir mencapai 1.500 jiwa dalam satu hari yakni Kamis (2/4) hingga Jumat )3/4) waktu AS.

Berdasarkan data Johns Hopkins University, 1.480 orang meninggal pada Kamis pukul 20.30 hingga Jumat waktu serupa. Angka itu menambah total kematian akibat Covid-19 di AS menjadi 7.406.

Sehingga, kini AS menjadi negara dengan kasus Covid-19 paling banyak di dunia bahkan melewati China. AS telah melaporkan sebanyak 276.995 kasus dan 9.772 orang pulih.

Hal tersebut membuat Presiden Amerika Serikat Donald Trump merekomendasikan seluruh warga AS harus menggunakan masker ketika keluar rumah untuk menekan penyebaran virus. Sekitar 330 juta warga AS diminta menggunakan masker non-medis dalam beberapa waktu mendatang.
Jerome Adams selaku Ahli Bedah AS mengatakan rekomendasi itu muncul karena banyak orang yang terjangkit virus tersebut tak memiliki gejala sebelumnya. Ia benar-benar menegaskan pentingnya untuk selalu menjaga jarak atau social distancing dengan orang lain.
Namun sayangnya, rekomendasi tersebut sepetinya tidak terlalu berdampak pada AS. Bahkan Eropa sudah kekurangan stok masker yang amat bergantung impor dari China.
Namun, Trump menghinbau agar warganya tetap menggunakan penutup hidung dan mulut dengan menggunakan syal, atau jenis lainnya saat beraktifitas di luar rumah.
Berdasarkan data hingga Sabtu (4/4) pagi, jumlah kasus infeksi virus corona di seluruh dunia mencapai 1.097.810 dan 228.385 pasien dinyatakan sembuh. Sementara itu, berdasarkan data terbaru yang dilaporkan Worldometers, korban meninggal akibat Covid-19 mencapai 59.140 jiwa.

Editor : Amalia Ch

Link Banner
Facebook Comments

Check Also

Bagi Takjil, Cara RA Bina ‘Ilmi Tanamkan Jiwa Sosial kepada Muridnya.

Tugumulyo– Memasuki akhir Ramadhan 1441 Hijriyah (2020), para guru dan siswa-siswi dari Lembaga Raudhatul Athfal …

%d bloggers like this: