Home / Peristiwa / Kecewa Istri Yang Digadaikan Tak Kembali, Seorang Suami Bacok Rentenir Salah Sasaran

Kecewa Istri Yang Digadaikan Tak Kembali, Seorang Suami Bacok Rentenir Salah Sasaran

Link Banner

Komline,Jakarta- Ialah Hori (42), warga Desa Jenggrong, Kecamatan Ranuyoso, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur dengan tega menggadaikan istrinya sendiri karena tak mampu membayar sejumlah uang kepada seorang pria bernama Hartono yang tak lain adalah temannya sendiri. Bahkan Hori pun berniat membunuh orang yang memberinya utang.

Tak ayal, karena hal itu ia justru membunuh orang yang salah.

Bahkan karena utang itu, mengakibat tewasnya seseorang itu terjadi di Jalan Dusun Argomulyo Desa Sombo Kecamatan Gucialit, Lumajang, Selasa (11/6/2019) malam.

Korban salah sasaran itu bernama Muhammad Toha (34) warga Desa Sombo Kecamatan Gucialit, Kabupaten Lumajang.

Dari berbagai sumber yang dikutip peristiwa tersebut bermula saat Hori meminjam uang sebesar Rp 250 juta kepada Hartono (40), yang merupakan warga Desa Sombo.

Alih-alih meminjam uang tersebut, Hori memakai istrinya sebagai jaminan untuk tebusan uang yang ia pinjam atau menggadaikan istrinya sendiri.

Diketahui sang istri pelaku yang merupakan bahan tebusan uang yang berinisial R (35) itupun, diserahkan ke Hartono sampai Hori mampu melunasi utangnya, baru istrinya dapat dikembalikan.

Setelah satu tahun berlalu, Hori ingin menebus utangnya dengan memberikan sebidang tanah supaya istrinya bisa diambil kembali kepelukannya.

Namun, Hartono meminta agar dikembalikan dalam bentuk uang, bukan diganti sebidang tanah.

Karena kecewa akibat hal itu, akhirnya Hori merencanakan pembunuhan. Dia mendatangi Hartono yang berada di wilayah Desa Sombo Gucialit.

Saat melihat seseorang yang mirip Hartono, Hori langsung membacok orang itu.

Namun, ia kaget bukan kepalang, setelah mengetahui seorang laki-laki yang ia bunuh bukanlah Hartono melainkan Muhammad Toha.

Atas kejadian, lantas peristiwa nahas ini akhirnya dilaporkan warga ke pihak Polisi.

Kini polisi telah menangkap Hori. Kapolres Lumajang AKBP Muhammad Arsal Sahban menilai adanya degradasi moral yang terjadi pada Hori.

“Selain kasus pembunuhan, saya juga miris mendengar pengakuan pelaku yang menggadaikan istrinya. Saya akan dalami motif sebenarnya,” uajr Arsal, Rabu (12/6/2019), seperti ditulis surya.co.id.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Lumajang AKP Hasran menerangkan pelaku diancam hukuman selama 20 tahun penjara.

Link Banner
Facebook Comments

Check Also

Misteri Kasus Dugaan Ijasah Palsu Cik Ujang Bupati Lahat ! ditangan Mabes Polri

Komline,Jakarta– Misteri dugaan ijasah palsu bupati lahat masih menjadi pertanyaan semua pihak , ada apa …

%d bloggers like this: