Home / Berita Tokoh / Kemenristek Dikti & Mabes Polri Didesak Tuntaskan Kasus Dugaan Ijazah Palsu Bupati Lahat Cik Ujang

Kemenristek Dikti & Mabes Polri Didesak Tuntaskan Kasus Dugaan Ijazah Palsu Bupati Lahat Cik Ujang

Link Banner

Jakarta, permasalah dunia pendidikan ditanah air kita masih saja belum tuntas ,  Bupati Lahat Cik Ujang diduga memiliki ijazah palsu. Ijazah dikeluarkan oleh kampus Universitas Sjakhyakirti Palembang & Kopertis Wilayah II Sumatra Selatan pada 2013 silam. Dugaan ijazah palsu yang dikantogi sang Bupati ini sudah dilaporkan ke Mabes Polri.

Koordinator Koalisi Mahasiswa/Pemuda Peduli Integritas Kampus (KAMPAK), Abrahan meminta Mabes Polri menuntaskan kasus dugaan pemalsuan ijazah yang dikantongi Bupati Lahat  , yang diyakini tidak pernah melakukan proses perkuliahan semestinya namun miliki ijasah dan bergelas sarjana .

“Kami sebagai kolompok yang peduli kampus tidak akan diam kalau ada pihak-pihak yang memalsukan ijazah. Jadi kasus ijazah palsu Bupati Lahat ini kami minta pihak kepolisian mengusut,” ujar Bram kepada wartawan, Selasa (13/8/2019).

Bram menuturkan pihaknya sudah melakukan investigasi perihal kasus dugaan ijazah palsu Bupati Lahat. Disebutkan, Bupati Lahat tidak ditemukan absensi dan skripsi yang dia tulis di kampus tersebut.

“Kalau dia pernah kuliah, dia harusnya ada absensi dan bikin skripsi. Tapi itu tidak ada,” katanya.

Menurut Bram, Bupati Lahat dikabarkan kuliah reguler di Universitas Sjakhyakirti Palembang & Kopertis Wilayah II Sumatra Selatan 2009 silam. Sementara dia saat itu menjabat sebagai Anggota DPRD Kabupaten Lahat periode 2009-2014. Menurut Bram, kalau dia memang benar kuliah reguler di sana kenapa tidak ada absensi dan skripsi dia.

“Dia kan orang sibuk sebagai wakil rakyat Sementara kuliahnya reguler. Dan jarak tempuh dari Lahat ke Kampus itu 5-6 jam kalau kita naik mobil. Jadi tidak logis kalau dia menyelesaikan S1 hanya dengan waktu 3,5 tahun dengan 7 semester & memiliki ijazah dari kampus itu,” tukas Bram.

Bram menambahkan pihaknya juga mendesak Kementerian riset, teknologi dan pendidikan tinggi (Kemenristekdikti) tidak diam melihat kasus dugaan ijazah palsu Bupati Lahat itu.

“Kemenristekdikti & mabes polri harus cepat mengusut. Tidak boleh ini dibiarkan karena dugaan ijazah palsu Bupati Lahat ini bisa mencoreng dunia pendidikan tanah air,” tambah Bram.

Bram juga mengatakan bahwa kasus dugaan ijazah palsu di kampus tersebut pernah melibatkan Anggota DPRD Empat Lawang bernama Mulyono. Kasus ini kemudian diproses.

“Dan yang bersangkutan divonis 5 bulan penjara oleh Pengadilan Negeri Lahat,”

Untuk diketahui, kampus Universitas Sjakhyakirti Palembang & Kopertis Wilayah II Sumatra Selatan berada di Jl. Sultan Muhammad Mansyur Kb Gede 32 Ilir, Palembang, Sumatera Selatan.

(Red)

Link Banner
Facebook Comments

Check Also

Akademisi Prihatin Dengan Dugaan Ijazah Palsu kepala Daerah Di Sumatera Selatan

Komline,Jakarta– akademisi jebolan UGM Dwi Hidayat sekaligus Mantan ketua program studi ilmu pemerintahan Universitas 45 …

%d bloggers like this: