Home / Berita Tokoh / Kemensos Beri Perlindungan Pastikan Pemenuhan Kebutuhan Dasar Warga Terdampak Tsunami Selat Sunda Terpenuhi

Kemensos Beri Perlindungan Pastikan Pemenuhan Kebutuhan Dasar Warga Terdampak Tsunami Selat Sunda Terpenuhi

Link Banner

Komline, Lampung Selatan- Menteri Sosial RI Agus Gumiwang Kartasasmita mengunjungi posko pengungsian warga terdampak tsunami Selat Sunda dan meninjau posko dapur umum untuk memastikan layanan pemenuhan kebutuhan dasar mereka terpenuhi,(26/12).

Dalam siaran pers dari kementrian sosial RI Agus Gumiwang Kartasasmita melalui biro Humas Kemensos RI, dia menyebutkan hal ini juga arahan langsung dari presiden RI. “Sesuai arahan Bapak Presiden Joko Widodo maka prioritas penanganan pada masa tanggap darurat bencana ini adalah pemenuhan kebutuhan dasar,” kata Agus Gumiwang.

Maka dari itu, lanjutnya “Hari ini saya turun ke lapangan untuk cek dapur umum ada di mana saja, berapa kapasitas produksinya, layanan dapur air untuk warga, dan juga kebutuhan pengungsi seperti selimut dan tenda,” katanya usai melakukan kunjungan ke Posko Dapur Umum Waymuli Kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan, Selasa kemarin.

Dapur umum di Banten berada di Lapangan Futsal Labuhan (Belakang Kantor Camat Labuhan, Pandeglang),

Kampung Kedondong Desa Banjarmasin Kecamatan Carita, Kantor Kecamatan Angsana, Kantor Kecamatan Sumur, Kantor Koramil Cinangka, Gedung PGRI Mancak Serang, Bumi perkemahan Cikujang Tanjung Lesung, Pandeglang.

Sementara dapur umum di Lampung berada di Kantor Gubernur Provinsi Lampung, Depan Kominfo Provinsi Lampung, MTS Negeri Way Muli Kecamatan Rajabasa, Kampung Siaga Bencana (KSB) Kabupaten Pring Sewu, Kecamatan Kelumbayan Kabupaten Tanggamus.

Bersama Mensos dalam kunjungan ini adalah Menko PMK Puan Maharani, Menteri Kesehatan Nila Moeloek, dam Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Gubernur Lampung Ridho Ficarho, dll.

Mensos mengatakan kehadiran para menteri kabinet kerja ke lokasi terdamoak bencana adalah untuk melihat langsung proses penanganan tanggap darurat sekaligus melakukan langkah percepatan pemulihan.

“Koordinasi lintas kementerian terus diintensifkan dan di lapangan tim terus bekerja siang dan malam memulihkan kondisi pasca tsunami. Misalnya kementrian PUPR berfokus pada pembwrsihan puing-puing dan pendataan kerusakan, kemenkes pada pelayanan kesehatan dan kemensos pada perlindungan sosial warga terdampak bencana” terangnya.

Selain mengunjungi posko dapur umur. Mensos bersama rombongan meninjau posko kesehatan yang terletak tak jauh dari dapur umum, yakni menempati sebuah gedung sekolah. Kunjungan dilanjutkan ke posko pengungsian Curung dan Rumah Sakit BOB Bazar Kalianda untuk menemui korban luka-luka.

Mensos juga menyerahkan santunan ahki waris korban meninggal di provinsi Lampung secara simbolis kepada empat ahli waris. Jumlah santunan adalah Rp. 15 juta per jiwa. Untuk santunan ahli waris korban meninggal di Banten akan diberikan Mensos secara simbolis hari ini (26/12), dilokasi terdampak bencana di Tanjung Lesung.

“Total bantuan dana Rp.1.156.928.350 berupa makanan, peralatan dapur, peralatan keluarga selimut, paket dan sandang dan lain-lain untuk Banten dan Lampung, “jelasnya.

Sementara Menko PMK Puan Maharani juga menilai penanganan sudah dilakukan secara bertahap dalam upaya percepatan penanganan warga terdampak bencana tsunami.  “Koordinasi pemerintah daerah dan pemerintah pusat harus terus ditingkatkan,” tutupnya.

(SN)

Link Banner
Facebook Comments

Check Also

Kapolri Tito Karnavian Berikan Kenaikan Pangkat 4 Polisi Korban Pembakaran Aksi Mahasiswa Cianjur

Jakarta- Kepala Kepolisian RI Jenderal Tito Karnavian memberikan kenaikan pangkat luar biasa kepada empat polisi yang …

%d bloggers like this: