Home / Berita Tokoh / Kenang Buya Syafii, Puan Maharani: Indonesia Kehilangan Sosok Guru Bangsa

Kenang Buya Syafii, Puan Maharani: Indonesia Kehilangan Sosok Guru Bangsa

google.com, pub-5445025501323118, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Ketua DPR RI Puan Maharani berduka wafatnya mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Ahmad Syafii Maarif atau yang dikenal Buya Syafii Maarif. Menurut Puan, Bangsa Indonesia kehilangan tokoh cendikiawan muslim.

“Atas nama pimpinan dan seluruh anggota DPR RI, saya sampaikan dukacita yang mendalam atas wafatnya Buya Prof Dr H Ahmad Syafii Maarif. Indonesia kehilangan satu lagi sosok guru bangsa,” kata Puan di Jakarta, dilansir dari laman Merdeka pada Jumat (27/5).

Secara pribadi, Puan mengaku kehilangan dengan wafatnya Buya Syafii. Hubungan Puan dengan Buya Syafii diakui sangat dekat dan seperti keluarga.

“Beliau sosok yang sangat mengayomi, bijaksana. Kedekatan kami bisa dikatakan seperti seorang cucu dengan kakeknya, karena saat bertemu saya bisa bicara santai dan akrab,” kenang politikus PDIP ini.

“Banyak hal dan ilmu yang saya dapatkan jika sedang berdiskusi dan berbincang dengan beliau,” kata Puan.

Puan menuturkan, wafatnya Buya Syafii bukan hanya duka bagi Muhammadiyah dan umat muslim. Tetapi bagi seluruh masyarakat Indonesia karena merupakan sosok yang dikagumi dan dihormati oleh umat lintas agama.

“Wafatnya Buya Syafii tak hanya duka bagi Muhammadiyah dan umat muslim. Kepergian beliau merupakan kehilangan untuk semua masyarakat Indonesia mengingat sosoknya yang begitu dihormati dan dikagumi oleh umat lintas agama,” kata mantan Menko PMK itu.

Untuk itu, Puan mendoakan agar Buya Syafii Maarif mendapat tempat terindah di Surga Allah SWT. Ia juga berdoa agar keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan serta kekuatan iman.

“Kini menjadi tugas kita putra-putri bangsa untuk melanjutkan cita-cita Buya Syafii yang konsen tentang Islam berkemajuan, tolerasi, nilai-nilai kebangsaaan, dan komitmennya tentang nilai-nilai Pancasila,” kata Puan.

Puan mengucapkan penghargaan dan rasa terima kasih atas dedikasi Buya Syafii bagi umat Islam, bangsa dan negara, serta seluruh masyarakat.

“Selamat jalan Buya, terima kasih atas semua yang telah dilakukan bagi Indonesia,” pungkasnya.

Buya Syafii adalah seorang ulama moderat, ahli sejarah dan cendekiawan Indonesia. Buya Syafii lahir di Nagari Calau, Sumpur Kudus, Minangkabau pada 31 Mei 1935 silam. Buya pernah juga menjadi Presiden World Conference on Religion for Peace (WCRP) sekaligus pendiri Maarif Institute.

Facebook Comments

Check Also

Relawan Publik: Turut Berduka Cita Dan Semoga Jenazah WNI Korban Penembakan Di AS Segera Bisa Dipulangkan Ke Indonesia

google.com, pub-5445025501323118, DIRECT, f08c47fec0942fa0 Insiden penembakan kembali terjadi di negeri Paman Sam, Amerika Serikat. Kali …