Home / Berita Tokoh / KOLABORASI GNPK RI DAN LARM GAK MUARA ENIM ” MENYERUKAN UNTUK PILIH CALON PEMIMPIN YANG BERSIH DARI KEJAHATAN KORUPSI “Tahun 2020 Mendatang.

KOLABORASI GNPK RI DAN LARM GAK MUARA ENIM ” MENYERUKAN UNTUK PILIH CALON PEMIMPIN YANG BERSIH DARI KEJAHATAN KORUPSI “Tahun 2020 Mendatang.

Muara Enim -Ketua PD GNPK RI Kabupaten Muara Enim yang biasa di sapa bang anton, menitip pesan untuk para pemimpin yang sedang memegang kebijakan, baik yang sudah memegang gelar koruptor maupun para calon koruptor.

Hal ini disampaikannya dalam rangka Hari Anti Korupsi Sedunia 9 Desember 2019.

” Titip sebuah pesan untuk calon koruptor dan yang sudah jadi koruptor ” Ucap Anton, Sabtu (07/12/2019).

Setiap Tanggal 9 Desember, masyarakat diseluruh dunia memperingati ” Hari Anti Korupsi Sedunia “. Dan kami sendiri sebagai organisasi penggiat anti Korupsi GNPK RI Kabupaten Muara Enim merasa perlu untuk mengkampanyekan ini ” Tutur Anton.

Lebih lanjut dikatakan Anton bahwa peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia
bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan korupsi dan dampak negatifnya terhadap masyarakat terhadap praktek korupsi.

Korupsi itu melibatkan penyalahgunaan kekuasaan yang dipercayakan masyarakat dengan melaksanakan perilaku yang tidak jujur dan tidak etis yang mengarah untuk keuntungan pribadi.

” Tidak ada negara di dunia yang sepenuhnya bebas korupsi, Namun ada beberapa wilayah dan negara yang kurang berpengaruh dibandingkan dengan yang lain.

Masalah ini serius yang akan memicu kehancuran berdampak timbulnya perdagangan manusia,eksploitasi, ketidakstabilan politik,kematian anak, standar pendidikan yang buruk,perusakan lingkungan,terorisme dan lain lain.

” Tidak bisa dipungkiri, praktek korupsi semakin hari bukan semakin berkurang, justru korupsi semakin meningkat ” Ujar bang Anton.

Bukan hanya terjadi di Indonesia,tapi hampir disemua penjuru dunia banyak pihak yang melakukan tindakan korupsi, baik sebagai Pemimpin,sebagai Wakil Rakyat, sebagai pejabat,sebagai pengusaha atau kontraktor ” uang untuk kepentingan rakyat justru dimakan begitu saja untuk kebutuhan pribadi,membeli mobil,membangun rumah,membeli tanah, hidup bermewah mewah bersama keluarga dengan uang hasil korupsi.

” Sebenarnya kita bisa mengendus akan praktek praktek curang itu, ada ketidak wajaran antara sumber normal yang mereka dapatkan dengan apa yang yang mereka pamerkan. Praktek korupsi itu mulai dari berkolusi, nepotisme dan persengkongkolan dalam mengelolah anggaran yang ada ” Papar bang Anton.

Dan kita bisa mencegah perbuatan korupsi itu dengan mempersempit ruang gerak para koruptor, misalnya pada pilkada serentak 2020 nanti, mari kita pilih calon Pemimpin atau pejabat yang bersih dari kejahatan korupsi. Jangan biarkan calon pemimpin mengeruk uang negara dengan dalih untuk kepentingan rakyat, jangan dipilih calon pemimpin korup kalau kehidupan masyarakat mau lebih baik.

Memang banyak kesulitan untuk mencari pemimpin hemat dan bebas korupsi, ketika kondisi kepartaian berbiaya mahal tapi miskin legitimasi.

” Dalam kondisi Indonesia darurat korupsi, tapi tidak ada rasa takut takutnya para Pemimpin dan pejabat negara tetap mencuri silih berganti. Sudah banyak yang kena OTT, para koruptor masuk penjara, tapi sebanyak itu pula regenerasinya yang menjadi garong negara

” Terakhir, Kami GNPK RI Kabupaten Muara Enim mengucapkan Selamat Hari Anti Korupsi Sedunia dan Salam Antikorupsi ” Pungkasnya.

Senada juga disampaikan Ketua Lembaga Advokasi Rakyat Merdeka Gerakan Anti Korupsi (LARM GAK) Kabupaten Muara Enim, Ketua M Ary Asnawi dan Sekretarisnya M Ahda Wijaya. Mereka juga mengucap Selamat Hari Korupsi Sedunia 2019.

” Semoga dengan apa yang terjadi di Kabupaten Muara Enim sekarang ini bisa kita ambil hikmahnya, dan Kabupaten Muara Enim semakin baik. Pesan kami kepada masyarakat, agar pada pilkada serentak 2020 nanti masyarakat bisa memilih calon Pemimpin yang tidak koruptor ” Ucap Awi.

#Iwo muara enim (ab)
#RAY

Link Banner
Facebook Comments

Check Also

Sekolah di Zona Kuning akan Dibuka, DPR Angkat Bicara

Komline, Jakarta– Pada Jumat (8/8/2020), Mendikbud Nadiem Makarim secara resmi mengeluarkan kebijakan yang menyebutkan bahwa …

%d bloggers like this: