Home / Kuliner / Memburu Buah Nanas Oleh-Oleh Khas Prabumulih

Memburu Buah Nanas Oleh-Oleh Khas Prabumulih

Link Banner

Komline,Palembang- Sahabat komline, Kalau Ke Sumatera Selatan , Jangan lupa berkunjung Ke Kota Prabumulih. Karena ada apa disini?.

Ya, kota Prabumulih sangat indentik dengan sebutan nama kota Nanas.

Disebut dengan kota Nanas karena kota ini terkenal dengan Buah Nanas yang sangat manis, dan banyak tumbuh beragam tanaman Nanas disini.

Lagi pula, jika anda berada dikota ini anda tidak perlu tidak susah-payah mencari nanas yang segar dan bisa langsung dimakan.

Tidak perlu sulit untuk mencari pedagang nanas di kota ini , sebab disepanjang jalan Lintas Sumatera ini kita akan banyak menemukan pedagang Buah Nanas.

Soal harga bervarian, namun kalau untuk sekarang harga Nanas bisa ditaksir mulai dari harga 5000 / buah.

Nah, sahabat komline, terkait buah nanas. Tanaman ini tergolong dari dalam satu varietas unggul yang bisa berbuah mulai dari 1 tahun sekali.

 

Konon katanya Nanas Prabumulih merupakan nanas termanis di Indinesia mengalahkan nanas-nanas dari daerah lain. Rasa manisnya yang unik merupakan keunggulan nanas Prabumulih yang tak dimiliki oleh nanas dari daerah lain.

Pada tahun 1970, Prabumulih merupakan produsen terbesar buah nanas di Indonesia. Hasil panen yang melimpah membuat nanas tidak hanya di jual di Sumatera namun penjualannya hingga ke pulau Jawa. Sayangnya pada tahun 1980, budidaya karet menjadi favorit petani di Prabumulih karena harga jual getah karet dianggap lebih menjanjikan dan harganya jauh mahal dibandingkan dengan harga nanas.

 

Dan pada akhirnya, nanas hanya dijadikan sebagai tanaman sela/pendamping tanaman karet sehingga hasil panen nanas menurun drastis. Pada tahun 2009 nanas Prabumulih sudah tidak terdengar lagi gaungnya, bahkan kalah dengan nanas Lampung (Lampung merupakan produsen nanas terbesar saat ini).

Di saat Indonesia terimbas dengan krisis ekonomi global membuat harga karet jatuh bebas hingga titik kritis yang mengakibatkan petani karet di Prabumulih merugi dan tak banyak pula yang gulung tikar. Sungguh suatu kondisi yang ironis, tanaman karet yang selama ini yang menjadi tumpuan petani justru sekarang merugikan petani karena tidak ada yang membeli karet-karet mereka. Tapi keadaan ini tidak bisa dibiarkan terus menerus, petani harus bangkit dari keterpurukan.

Untuk keluar dari segala keterpurukan ini kata kuncinya adalah NANAS. Di saat harga karet tidak kompetitif salah satu solusi yang bisa dijadikan sebagai tanaman sela/pendamping tanaman karet sehingga hasil panen nanas menurun drastis. Pada tahun 2009 nanas Prabumulih sudah tidak terdengar lagi gaungnya, bahkan kalah dengan nanas Lampung (Lampung merupakan produsen nanas terbesar saat ini).

Dengan kemajuan teknologi pertanian yang berkembang pesat bukan tidak mungkin mengembangkan nanas Prabumulih menjadi nanas primadona di Indonesia.Tidak hanya menanam lalu menjual nanas ke pasaran namun pengembangan produk olahan nanas harus diprioritaskan. Produk olahan nanas seperti selai, sirup, dan keripik nanas dapat meningkatkan nilai ekonomis nanas sehingga dapat meningkatkan pendapatan petani yang pada akhirnya akan mensejaterakan petani. Pemerintah daerah memiliki peran yang penting dalam pengembangan nanas karena sebagai penentu kebijakan merekalah yang paling tahu suatu kondisi daerahnya masing-masing.

Link Banner
Facebook Comments

Check Also

Aneka Resep Ikan Tongkol Sambal Balado

Sahabat Komline, masak apa hari ini? biasa suka masak-masak dirumah? Atau biasanya lebih suka makan …

%d bloggers like this: