Home / Berita Tokoh / Papan Bunga Cipayung Plus Hilang, Bukti bahwa Gubernur Sumsel Anti Kritik!

Papan Bunga Cipayung Plus Hilang, Bukti bahwa Gubernur Sumsel Anti Kritik!

Palembang– Pada hari Rabu (19/02/2021) sejumlah aktivis mahasiswa yang tergabung dalam Kelompok Cipayung Plus Sumsel memberikan beberapa ucapan selamat melalui karangan bunga kepada Gubernur Sumsel yg berisi “Selamat & Sukses Atas Prestasi dan Capaian Gubernur Sumsel yang Menghantarkan Sumsel Masuk dalam 10 Provinsi Termiskin di Indonesia.”

Petrus Sitompul, salah satu aktivis mahasiswa yang juga merupakan Sekretaris GMKI Cab. Palembang mengatakan : “Karangan bunga tersebut merupakan kritik pedas kami terhadap kinerja Gubernur Sumsel selama 3 tahun kepemimpinannya, sehingga Sumsel masuk kedalam 10 Provinsi Termiskin di Indonesia”. ujarnya

Namun sekitar pukul 16.00 WIB, kami mendapatkan laporan dari rekan-rekan aktivis yang kebetulan melintas di sekitar kantor Gubernur, mereka melaporkan bahwa papan bunga yang kami pasang di bahu jalan di sekitar perkantoran Gubernur tersebut hilang. Hal tersebut membuat kami langsung bergerak menuju kantor Gubernur untuk memastikan info yang kami terima. Setelah kami sampai dilokasi, memang betul bahwa 2 papan bunga yang kami pasang telah hilang dari lokasi pemasangan. Kami coba mencari informasi kemana hilangnya 2 papan bunga tersebut, kami bertanya kepada seseorang penjual roti yang berada di sekitar lokasi, berdasarkan informasi dari penjual roti tersebut 2 papan bunga itu diangkut oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

“Kami bertanya ke penjual roti yang berada di sekitar lokasi, dan penjual roti tersebut mengatakan bahwa 2 papan bunga yang kami pasang dilokasi itu telah di angkut oleh petugas Satpol PP yang berjumlah kurang lebih 15 orang” ucap Petrus

Setelah kami mendapatkan informasi tersebut, kami langsung mendatangi kantor SatPol PP Sumsel yang berada di sekitar perkantoran Gubernur, setelah kami tanya kepada petugas yang ada di kantor, ternyata benar bahwa Satpol PP lah yang mengangkut karangan bunga tersebut. Pihak Satpol PP beralasan, pengangkutan 2 papan bunga tersebut dikarenakan menganggu pejalan kaki karena letaknya berada di trotoar.

Pasalnya masih banyak papan bunga yang berada di lokasi papan bunga kami tersebut. Terdapat beberapa papan bunga ucapan untuk grand opening sebuah angkringan yang persis berada ditrotoar sekitar lokasi papan bunga kami itu, tetapi mengapa hanya papan bunga kami yang diangkut oleh Satpol PP. Dari hasil penjelasan pihak Satp Pol PP tersebut, kami meyakini bahwa pengangkutan 2 papan bunga kami tersebut merupakan perintah langsung dari Gubernur Sumsel agar mencegah terjadinya kehebohan dimasyarakat. Dan hal tersebut membuktikan bahwa Gubernur tidak mau menerima kritikan yang kami sampaikan”, lanjut Petrus

“Dari hilangnya 2 papan bunga kami tersebut kita bisa menilai bahwa Gubernur Sumsel saat ini anti kritik. Dan kami meminta kepada Gubernur Sumsel kalo tidak mampu memimpin dan menyelesaikan permasalahan kemiskinan yang ada di Provinsi Sumatera Selatan sebaiknya mundur saja sebagi Gubernur”, tutupnya

Link Banner Link Banner
Facebook Comments

Check Also

MAKI SUMSEL SIAP LAPORKAN DUGAAN KORUPSI REHAB RUMDIN DPRD LAHAT YANG HABISKAN ANGGARAN 2,8 M

Palembang– Sampai hari ini Sabtu, 27 Februari 2021, permasalahan korupsi di Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan …

%d bloggers like this: