Home / Berita Tokoh / Pencopotan Walkot dan Kadis LH Jakarta Pusat, Golkar DKI: Jadi Pelajaran

Pencopotan Walkot dan Kadis LH Jakarta Pusat, Golkar DKI: Jadi Pelajaran

Komline, Jakarta- Diketahui, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah mencopot Walkot Jakpus dan Kadis LH DKI Jakarta. Hasil pemeriksaan Inspektorat Pemprov DKI, mereka dinilai lalai karena tidak mematuhi arahan dan instruksi dari Gubernur.

“Gubernur DKI Jakarta mencopot Bayu Meghantara dan Andono Warih sebagai Wali Kota Jakarta Pusat dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup dari jabatannya masing-masing. Pencopotan ini berdasar dari hasil audit Inspektorat DKI Jakarta, yang menilai keduanya telah lalai dan abai dengan tidak mematuhi arahan dan instruksi dari Gubernur,” kata Kepala BKD DKI Chaidir dalam keterangannya, Sabtu (28/11/2020).

Kelalaian yang dimaksud adalah soal meminjamkan fasilitas milik Pemprov DKI di acara Habib Rizieq di Petamburan. “Dalam kegiatan kerumunan di Petamburan pada 14 November lalu, jajaran kecamatan, kelurahan, dan Suku Dinas Lingkungan Hidup ditemukan justru meminjamkan fasilitas milik Pemprov untuk kegiatan yang bersifat pengumpulan massa,” tulis Chaidir.

Golkar DKI Jakarta meminta agar pencopotan Wali Kota Jakarta Pusat (Jakpus) Bayu Meghantara dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (LH) DKI Jakarta Andono Warih bisa dijadikan pelajaran untuk pejabat lain. Para pejabat diminta memperhatikan soal protokol kesehatan.

“Ya mau bagaimana, ada pelanggaran, ada aturan, harus dijalankan, dan ini saya kira menjadi pelajaran bagi semua pihak bahwa kita wajib ikuti aturan protokol kesehatan di masa pandemi ini,” ucap Sekretaris Fraksi Golkar DKI Jakarta Judistira Hermawan saat dihubungi, Sabtu (28/11/2020).

Golkar berharap tidak ada lagi kerumunan-kerumunan massa yang bisa memicu penularan virus Corona (COVID-19). Menurutnya, protokol kesehatan harus tetap diperhatikan.

“Fraksi Golkar berharap semua pihak bisa menahan diri di masa pandemi ini karena ancaman kemanusiaan akibat COVID-19 ini sangat nyata. Saatnya kita saling menguatkan dengan selalu mematuhi aturan protokol kesehatan. Saya kira itu,” ucapnya.

Judistira juga sebenarnya menyayangkan pencopotan Wali Kota Jakpus dan Kadis LH tersebut. Judistira, yang merupakan anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta, mengaku sering berkomunikasi dengan Kadis LH Andono Warih.

“Tentu saya menyatakan keprihatinan atas pencopotan Wali Kota Jakarta Pusat, Pak Bayu, dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Pak Andono. Saya kenal beliau berdua sebagai pribadi yang baik, terutama Pak Andono, karena merupakan mitra saya di Komisi D,” katanya.

Facebook Comments

Check Also

Terkait Kandidat Calon Kapolri Dari Presiden, Sufmi Dasco: Mungkin Minggu Depan

Komline, Jakarta- Diketahui, sejak 12 Desember 2020 hingga 10 Januari 2021, anggota DPR menjalani reses. …

%d bloggers like this: