Home / Seputar Daerah / Pendirian Islamic Center Bin Baz di Muba, K.A. Simatupang “ Jangan Beri Izin!!!”

Pendirian Islamic Center Bin Baz di Muba, K.A. Simatupang “ Jangan Beri Izin!!!”

Komline, Jakarta- Beredarnya sebuah berita terkait dukungan Bupati DRA tentang dukungan pendidirian Islamic Center BinBAz di kabupaten Musi Banyuasin yang secara teritori adalah wilayah kekuasaan Bapak Dodi Reza Alex sungguh sangat disayangkan, mengingat beliau cukup dekat dengan Jam’iyah Nahdliyin Atau NU, bahkan menjadi Ketua dewan pembina di Salah Satu Banom NU. Khairil Anwar Simatupang Selaku Koordinator Wilayah Ikatan Pelajar NU Se-Sumatera menyayangkan sikap pemerintah Kab.Musi Banyuasin tersebut, seharusnya sebelum mengeluarkan sikap terbuka di ruang publik ya dikaji dulu, telusuri terlebih dahulu asal usul islamic center ini, siapa tokohnya, kemana afiliasi ideologi dan sikap politik nya. Karena mengingat lembaga itu sebegitu cepatnya menjamur bahkan menurut data yang saya punya sudah ada lebih kurang 20 cabang diberbagai daerah. Ini perlu dipertanyakan aliran dana lembaga ini dari mana. Lanjut Tupang sapaan Akrabnya, Sepanjang sepengetahuan saya tokoh dari Islamic Center BinBAz ini Abu Nida. Abu Nida ini siapa? Pernah belajar dimana? Pernah mengajar dimana? Secara ringkas kalo boleh saya simpulkan dugaan sata beliau ini menganut faham Salafi Wahabi dan pernah mengajar di Pesantren Almukmin Ngruki Solo yang didirikan Oleh  Abu Bakar Ba’asyir. Jadi kita harap kepada pemerintah Daerah lebih bijak lagi lah untuk bersikap jangan sampai karena pernyataan dukungan itu jadi menimbulkan gejolak apalagi kemarahan dari berbagai pihak. Sumatera Selatan ini sudah sangat kondusif, begitu juga Kabupaten Muba. Kita berharap jangan sampai dengan berdirinya Islamic Center BinBaz ini malah menjadi Bunker bertumbuh kembangnya Faham Wahabisme di Indonesia terhusus Disumatera Selatan dan Muba. Mantan presiden mahasiswa UIN Plg ini juga menambahkan, Semua kita sudah sangat mengetahuilah faham transnasional ini sangat berbahaya jika dibiarkan dan tidak ada yang aware, saya bisa bicara sepertini karena beberapa kali pernah bersentuhan dengan faham salafi wahabi ini ketika kuliah dulu,  saya khawatir pesantren yang selama ini ada dan berada sebagai penjaga dan pengamal Aqidah Ahlussunnah Waljamaah jadi dicemari oleh faham-faham Transnasional semacam ini. saya pun berharap kepada Warga NU dan Pengurus NU serta RMI nya untuk ikut proaktif terkait akan didirikannya Islamic Center BinBaz ini sebagai Upaya menjaga kedamain dan ketentraman dalam berbangsa, dan Beragama.
Maka saya meminta kepada Bupati Kabupaten Musi Banyuasin selaku pemangku kebijakan untuk menunda rencana pendirian Islamic Center Bin Baz ini atau bila perlu tidak memberikan izin terhadap pendirian lembaga tersebut sebelum gelombang penolakan semakin membesar.

Facebook Comments

Check Also

Revisi UU Otsus, Mendagri Tito Usulkan Pemekaran Wilayah di Papua Dapat Dilakukan oleh Pemerintah Pusat

Komline, Jakarta- Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menjelaskan pemekaran wilayah Papua dalam revisi UU …

%d bloggers like this: