Home / Berita Tokoh / Perantau Asal Lahat Harda Belly Menentang Keras Jika Kab. Lahat Dipimpin Bibit Koruptor

Perantau Asal Lahat Harda Belly Menentang Keras Jika Kab. Lahat Dipimpin Bibit Koruptor

Komline, Jakarta- Pesta pilkada serentak 2018 di kabupaten Lahat, Sumsel yang seharusnya berjalan demokratis, telah Dinodai dengan adanya tindak kejahatan besar yakni praktek money politik yang dilakukan Tim paslon Cik Ujang-Haryanto. (7 Juli 2018)

Sebagai seorang Perantau asal Kabupaten Lahat, Harda Belly memberikan statementnya soal tindak kejahatan money politik yang terjadi pada proses pilkada kabupaten Lahat.

Dikatakan Harda Belly saat kepulangannya ke kampung halaman, pada tanggal 27 Juli 2018 adalah memantau jalannya pilkada Lahat yang berdemokratis.

Namun, setelah mengetahui adanya tindak kejahatan besar atas adanya Money Politik di kabupaten Lahat dirinya sangat geram atas praktik bagi-bagi duit yang dilakukan oleh tim paslon bupati Lahat Cik Ujang-Haryanto kepada masyarakat kabupaten Lahat.

Bahkan ia sangat menentang keras jika proses pilkada yang berdemokrasi di bumi Seganti-Setungguan harus di pimpin oleh bibit koruptor.

“bahwa kami menentang keras bumi seganti setungguan di pimpin oleh bibit koruptor. apa lagi di duga dalang money politik di kab lahat di dalangi oleh perusahaan batu bara,” jelasnya.

Yang mana selama ini perusahaan batu bara di Lahat Lanjut Harda, tidak membawa kesejahteraan untk masyarakat. Bahkan yang bekerja di perusahaan banyak orang dari daerah lain, tegasnya.

Dirinya bersama perantau asal kabupaten Lahat akan siap melakukan aksi massa di Bawaslu dan KPK bersama perantau asal kabupaten Lahat lainnya. Dan meminta penegak hukum untuk menangkap dan memproses oknum paslon bupati Lahat, yang dengan sengaja melakukan praktik political money yang jelas-jelas menjadi pelanggaran dalam pilkada yang berdemokratis.

” Kami, siap kumpulkan perantau Lahat di Jakarta untuk menggelar aksi di bawaslu dan kpk RI menangkap dalang dan bandar dari oknum paslon bupati Lahat, yang melakukan praktik bagi-bagi uang,” ungkap Harda Belly, yang juga Ketua Komline Indonesia.

Dirinya juga meminta kepada aparat penegak hukum untuk memproses PT-PT yang diduga terlibat aktif turut membandari paslon Cik Ujang-Haryanto dalam praktik money politik di pilkada Lahat.

“Yang mana selama ini perusahaan batu bara di perusahaan itu tidak membawa kesejahteraan untuk masyarakat. Bahkan yang bekerja di perusahaan banyak orang dari daerah lain,” tegasnya.

Sebagai informasi, pihak Komisi Pemberantasan Korupsi sudah menerima laporan dan mengatakan berjanji akan meneruskan kasus kejahatan money politik yang dilakukan Tim paslon Cik Ujang-Haryanto kepada pihak pengaduan masyarakat di KPK.

(sn)

Link Banner
Facebook Comments

Check Also

Bawaslu RI Sebut Kasus Money Politik Di Sumsel Terindikasi Dilakukan Secara Terstruktur ,Sistematis dan Massif

Komline, Jakarta-Kasus Money Politik di Sumsel masih dalam investigasi Bawaslu RI . Badan Pengawas Pemilihan …