Home / Berita Tokoh / Potensi Bambu yang Belum Banyak Disadari Masyarakat

Potensi Bambu yang Belum Banyak Disadari Masyarakat

Link Banner

Komline,Pandeglang-Banyak potensi alam di Indonesia yang belum dimanfaatkan secara optimal, salah satunya adalah bambu. Bambu menyimpan peluang sangat besar untuk dapat dimanfaatkan dalam meningkatkan perekonomian yang ramah lingkungan. Bambu mempunyai fungsi ekologi yang baik karena bisa digunakan untuk menahan erosi tanah yang menjadi penyebab tanah longsor.

Bambu mempunyai kemampuan adaptasi tinggi. Bambu mampu hidup dari ketinggian 0 mdpl hingga 3.000-4.000 mdpl. Bambu tumbuh dengan baik di wilayah lahan basah untuk menunjang pertumbuhannya yang sangat pesat. Bambu mampu bertambah tinggi sampai dengan 1 meter setiap harinya.

Bambu juga sangat mudah dalam hal perbanyakannya. Rumpun yang terguling cukup ditegakkan saja, kemudian akan dapat tumbuh dengan cepatnya. Perawatannya juga hanya dengan mengurangi jumlah tanaman untuk memberi ruang tumbuh tanaman baru.

Keberadaan bambu yang melimpah ini seharusnya bisa disadari oleh masyarakat ataupun pemerintah untuk dapat dikembangkan menjadi suatu bahan industri yang terprogram dan fokus. Akan tetapi, permasalahan utama dari pengembangan industri bambu ini tidak lain adalah pada inovasi desain. Dibutuhkan kemampuan dan perlakuan khusus untuk mengolah bambu ini menjadi suatu produk yang bernilai jual tinggi.

Permasalahan lainnya adalah pola pikir masyarakat Indonesia yang masih menganggap bahwa bambu itu adalah bahan yang rapuh, kuno, dan dianggap murahan. Padahal menurut Pon Sapriya Mulya, seorang arsitek, mengatakan bahwa bambu merupakan bahan baku yang kuat, kualitasnya bisa lebih bagus dan kuat dari kayu.

Dari sudut pandang industri, bambu sangatlah mempesona karena merupakan material lunak tetapi sangat kuat untuk digunakan dalam aplikasi konstruksi modern. Kepadatan bambu sebanding dengan kayu keras dan kekuatannya bisa melebihi baja

Kementerian Perindustrian sebenarnya telah mengeluarkan kiat-kiat untuk mengembangkan potensi ekonomi bambu di Indonesia. Kiat-kiat tersebut adalah dengan mengembangkan sumber daya manusia yang kompeten, pendataan komprehensif mengenai eksistensi spesies bambu di Indonesia (baik yang asli dalam negeri maupun introduksi dari luar), standarisasi pengolahan bambu terkini, serta jaminan perlindungan hak atas kekayaan intelektual terkait pengolahan bambu.

Masyarakat maupun pengusaha yang memanfaatkan bambu harus sadar dan lebih mengoptimalkan peluang yang ada untuk meningkatkan pemanfaan bambu yang ada di Indonesia.

Perlu diketahui bahwa, saat ini permintaan akan bambu sudah jauh lebih banyak dari sebelum-sebelumnya. Hal ini karena bambu adalah sumber pengganti kayu yang baik dan salah satu cara untuk menghemat keberadaan hutan hujan.

Negara Eropa dan Amerika mengimpor produk-produk bambu dari Asia, seperti tusuk gigi dantusuk sate, serta produk dengan nilai yang lebih seperti lantai bambu, kertas, tekstil, perabot rumah tangga, barang-barang kerajinan tangan.

sumber:https://8villages.com/full/petani/article/id/5cb544ecd324d09579ad7fbc

Link Banner
Facebook Comments

Check Also

Tokoh Pemuda Sumsel Harda Belly Berharap KPU Jangan Loloskan Pemakai Narkoba ,Pejudi ,Pezina Maju mencalonkan Diri Pilkada 2020

Komline ,Jakarta– Mewujudkan Kepala Daerah yang Berkualitas, Pilkada Serentak Harus Didukung Penyelenggara dan Masyarakat Berkualitas …

%d bloggers like this: