Home / Berita Tokoh / Politik Dan Hukum / Prabowo Unggul Survei dan Tertinggi Pemberitaan Menuju Capres 2024

Prabowo Unggul Survei dan Tertinggi Pemberitaan Menuju Capres 2024

google.com, pub-5445025501323118, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Nama Prabowo Subianto kerap muncul di tiga besar bersama Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo dalam survei Capres oleh sejumlah lembaga survei. Selain tinggi dalam survei, nama Prabowo juga ternyata menempati posisi pertama dalam pemberitaan media.

Peneliti media Arlian Buana mengatakan, dari Januari 2022 sampai saat ini, nama Prabowo tercatat berada di urutan pertama dalam pemberitaan.

Fakta itu sekaligus menghentikan dominasi Ketua Golkar Airlangga Hartarto, yang sempat kuat di posisi pertama pada 2021 lalu.

Selain Prabowo, Anies dan Ganjar pun cukup besar dalam pemberitaan media. Namun, nama dua tokoh itu masih kalah oleh Airlangga

“Paling banyak pemberitaannya adalah Prabowo Subianto, lalu ke dua Airlangga Hartarto, Anies Baswedan, Ganjar Pranowo, Ridwan Kamil, Erick Thohir, Sandiaga Uno, Puan Maharani, dan AHY,” kata Arlian dalam Webinar mingguan Partai Perindo dengan tema ‘Siapa Saja Capres 2024 dan Bagaimana Peluang Mereka!’ Jumat (3/6/2022).

Nama Prabowo mengalami kenaikan signifikan dalam pemberitaan di awal 2022. Alhasil, Menteri Pertahanan (Menhan) itu sukses menyalip rekannya di kabinet, yakni Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto.

“Tahun ini sepertinya Prabowo sudah memanaskan mesin. Tahun lalu dia tidak terlalu banyak muncul di pemberitaan, dan sekarang sudah memimpin dalam hal pemberitaan,” jelas dia.

Selain statusnya sebagai Menhan lanjut Arlian, tingginya nama Prabowo dalam pemberitaan juga seiring dengan mulai dimunculkannya Prabowo sebagai capres oleh kader Gerindra.

“Karena dia banyak berbicara sebagai Menhan. Dia juga mulai disinggung oleh kader-kader partainya. Jadi selalu disandingkan keyword Prabowo dengan keyword capres,” ucap Arlian.

Namun materi pemberitaan itu, belum sampai pada sisi substansi. Arlian menyebutkan, belum ditemukan solusi kebangsaan dalam materi pemberitaan mereka.

“Paling banyak disebut di pemberitaan itu belum tentu berarti sebagai popularitas. Apakah ada substansi di sana, belum tentu juga,” jelas dia

“Lebih ke gimik-gimik dalam pemberitaan. Tidak terlalu banyak juga solusi kebangsaan. Muncul hanya program-programnya saja yang ada di kementerian,” tutup Arlian.

 

Facebook Comments

Check Also

Harda Belly : Kajati Sumsel Yang Baru Punya PR Besar Tuntaskan Laporan Dugaan Korupsi Proyek Tahun Jamak Ogan Ilir 2007-2010

google.com, pub-5445025501323118, DIRECT, f08c47fec0942fa0Sarjono Turin ditunjuk Jaksa Agung ST Burhanuddin menjadi Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) …