Home / Berita Tokoh / RESMI!!! UN DITIADAKAN, APA KATA PIHAK SEKOLAH?

RESMI!!! UN DITIADAKAN, APA KATA PIHAK SEKOLAH?

Komline, Banten– Baru saja Ketua Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) memutuskan untuk mentiadakan Ujian Nasional tahun ini karena pandemi Covid-19.

Syaiful Huda selaku Ketua Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mengatakan DPR dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) sepakat pelaksanaan Ujian Nasional (UN) ditiadakan untuk melindungi siswa dari COVID-19.

Keputusan itu disepakati didasarkan atas penyebaran Covid-19 semakin masif. Tentunya, untuk menjaga keselamatan dan dalah satu cara untuk memutus rantai penyebaran, UN ditiadakan agar siswa tidak berada pada lingkungan yang ramai.

Padahal ,jadwal UN SMK harus digelar 16 Maret 2020 lalu dan SMA digelar 30 Maret 2020 mendatang. Begitupun dengan UN SMP yang akan digelar paling lambat akhir April mendatang.

“Dari hasil rapat konsultasi DPR dan Kemendikbud, disepakati jika pelaksanaan UN SMP dan SMA ditiadakan, untuk melindungi siswa dari COVID-19,” ujar Syaiful Huda, di Jakarta pada Selasa (24/3/20)

Sementara itu, Kemendikbud mengkaji opsi pelaksanaan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) sebagai pengganti UN. Tetapi, opsi tersebut hanya akan diambil jika pihak sekolah mampu menyelenggarakan USBN dalam jaringan (daring).
Jika USBN via daring tidak bisa dilakukan, maka akan menggunakan opsi terakhir yaitu metode kelulusan siswa akan dilakukan dengan menimbang nilai kumulatif siswa selama belajar di sekolah.

“Kami sepakat bahwa opsi USBN ini hanya bisa dilakukan via daring, karena melihat penyebaran Covid-19 semakin pesat, oleh karena itu siswa dilarang untuk berkumpul dalam suatu ruangan dalam jumlah banyak” sambungnya.

Untuk tingkat SMA/SMK dan SMP, kelulusan siswa akan ditentukan dari hasil belajar yaitu dilihat dari nilai kumulatif siswa selama tiga tahun belajar. Begitupun dengan tingakt SD, yang kelulusannya akan ditentukan dari nilai kumulatif selama enam tahun siswa belajar.

Diwaktu yang berbeda, ditemukan dalam kesibukannya sebagai Waka Kurikulum SMKS Bhakti Nusantara Labuan, Tirta Jajuli, S.Pd, mengatakan bahwa persiapan UN SMK sudah 100% siap diselenggarakan. Sayangnya, ketika surat edaran Gubernur Banten mengenai pandemi Covid-19, serentak kegiatan UN yang akan dilaksanakan ditunda.

“Kami sudah mempersiapkan 100% untuk penyelenggaraan UN, tapi saat keluarnya surat edaran dari Gubernur Banten untuk ditunda dan sekolah diliburkan, kami ikuti kebijakan pimpinan saja” kata Tirta jum’at 20/3/2020 .

(Amalia Choirunnisa)

Facebook Comments

Check Also

Bikin Heboh Pasien Positif Corona di Prabumulih Sumatera Selatan Yang Berkeliaran Keliling Kota

Komline, Sumsel– Warga di Sumatera Selatan sempat dihebohkan dengan sejumlah pasien yang dinyatakan positif Covid-19 …

%d bloggers like this: