Home / Berita Tokoh / Sandiaga Rangkul Millenial-Emak, Tak Ingin Indonesia Tumpuk Utang Yang Semakin Berat

Sandiaga Rangkul Millenial-Emak, Tak Ingin Indonesia Tumpuk Utang Yang Semakin Berat

Link Banner

Komline, Jakarta – Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno terus mengupayakan terciptanya 5 sila sebagai dasar ideologi negara dan turut menghasilkan kemakmuran dan membangun bangsa Indonesia yang lebih maju (4/1).

Tak jarang diantara pasangan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut dua ini berkunjung ke berbagai daerah hingga ke pelosok terjauh dari Sabang hingga Merauke.

Seperti yang dilakukan oleh Sandiaga Uno, dirinya memastikan kebutuhan rakyat kecil dapat terpenuhi dan terjamin, UMKM tidak lagi tersendat, mencegah mafia-mafia, menyetop ekspor luar negeri, serta mengajak kaum masa kini untuk terus berinovasi, serta turut mengajak kaum millenial menciptakan lapangan kerja secara luas untuk anak negeri, bukan untuk bangsa asing, tidak hanya kerja tapi lupa esensi membangun ekonomi rakyat, serta membangun Indonesia juga tanpa harus berhutang.

Bang Sandi (Panggilan akrab Sandiaga Uno), yang mengunjungi daerah Tarakan, bertemu dengan para pengusaha-pengusaha muda di salah satu Warung Kopi Indra, Lingkas Ujung, Tarakan Timur, Kalimantan Utara.

“Saya dan pak Prabowo berkomitmen untuk memberdayakan pengusaha mikro, kecil dan menengah, karena 99% unit usaha di Indonesia merupakan UMKM,” (4/1) kata Bang Sandi melalui keterangan tertulisnya.

Tak hanya itu, Prabowo-Sandi juga akan turut menghadirkan kebijakan yang menguntungkan para pengusaha-pengusaha ini, dan kita akan kuatkan produksi nasional sehingga tidak ada ruang untuk produksi-produksi impor yang meresahkan pengusaha lokal di Indonesia. Membangun Indonesia tanpa harus berhutang, artinya bagi capres-cawapres (Prabowo-Sandi) yakni melakukan kerja sama kemitraan badan usaha (public private patnership) dan pemerintah.

“Jika sistem ini diterapkan negara tidak perlu mengeluarkan dana untuk membangun infrastruktur. Negara tidak keluar duit, negara tentunya hanya hadir sebagai regulator,” (4/1)jelas dalam keterangan tertulisnya. Sebab menurut bang Sandi, jika hutang dibebankan kepada rata-rata penduduk Indonesia setiap anak menanggung beban utang 13 juta rupiah.

“Dibawah kendali ekonomi Prabowo-Sandi kami akan memaksimalkan pembangunan tanpa membebani keuangan negara kami tidak ingin menumpuk utang negara yang semakin berat,”sambungnya. Berbagai program yang diusung capres-cawapres nomor urut 2 ini semakin menunjukkan sikap kepeduliannya terhadap kesejahteraan sosial bagi warga negara Indonesia. Hal itu juga didukung penuh oleh kaum millenial dan The Power Of Emak-Emak.

“Emak-emak itu adalah kaum yang sangat jujur, apa adanya tentang keadaan sehari-hari. Saya bertemu dengan banyak emak, dari yang masih masuk dalam generasi millenial sampai yang sudah tua dari kota hingga pedesaan,” kata Bang Sandi (3/1).

Ia mendengar apa saja yang dikeluhkan kaum millenial seperti lapangan kerja yang sempit, Termasuk keluhan emak-emak seperti harga telur, daging, cabe, bawang karena mereka tiap hari kepasar. “Keluhannya sama menginginkan harga-harga pangan, listrik dan kebutuhan rumah tangga lainnya lebih terjangkau dan stabil. Ketidakstabilan ini meresahkan mereka, “(3/1). Keresahan itu membuat bang Sandi dan bapak Prabowo untuk tergerak menargetkan harga-harga pangan lebih terjangkau dan terjamin sehingga hal ini juga menjadi fokus dan prioritas keduanya.

“Kami ingin pembangunan besar-besaran seperti infrastruktur yang bisa dirasakan oleh masyarakat hingga ke pedesaan, bukan hanya dirasakan masyarakat oleh masyarakat menengah ke atas tapi juga masyarakat menengah kebawah,” (3/1)tutupnya.

(SN)

Link Banner
Facebook Comments

Check Also

Kapolri Tito Karnavian Berikan Kenaikan Pangkat 4 Polisi Korban Pembakaran Aksi Mahasiswa Cianjur

Jakarta- Kepala Kepolisian RI Jenderal Tito Karnavian memberikan kenaikan pangkat luar biasa kepada empat polisi yang …

%d bloggers like this: