Home / Berita Tokoh / SERAMBI GERUDUK KPK MEMINTA RANO KARNO DI TANGKAP DAN DIPENJARAKAN

SERAMBI GERUDUK KPK MEMINTA RANO KARNO DI TANGKAP DAN DIPENJARAKAN

Komline,Jakarta-Puluhan orang yang mengatasnamakan Serikat Mahasiswa Banten Independen (SERAMBI) menggeruduk gedung Kuningan Persada Kav. 4 Jakarta Selatan dengan membawa poster dan spanduk yang bertuliskan “KPK jangan Tebang Pilih segera Tangkap dan Tersangkakan Rano Karno”, (13/02/20).


Aksi yang digelar sekitar sejam ini menyampaikan beberapa tuntutan terkait dengan proses hukum korupsi pengadaan alat kesehatan (Alkes) rumah sakit rujukan Banten yang dilakukan Ratu Atut dan Wawan. “Bahwasanya dalam fakta persidangan ada nama Rano Karno yang disebut juga menerima aliran uang 700 juta dari hasil korupsi tersebut” kata Koordinator Aksi Imam Hanafi.

“Rano Karno juga disebut dalam fakta persidangan menerima uang 250 juta terkait proyek di Banten”, imbuhnya.
Menindaklanjuti dari fakta persidangan ini maka KPK perlu memanggil Rano Karno untuk diperiksa agar dugaan keterlibatan “Si Doel” bisa dibuktikan benar tidaknya. Belakangan ini memang ramai pemberitaan bahwa Rano Karno sudah dua kali mangkir dari panggilan KPK bahkan KPK minta ke aktor “Si Doel” itu untuk koperatif dan memenuhi panggilan KPK untuk diperiksa. “Mangkirnya Rano Karno dari panggipan KPK menunjukkan bahwa ia takut dan tidak menghormati proses hukum”, ungkapnya.
Selain itu, Imam juga menambahkan bahwa KPK harus bertindak cepat untuk membuktikan kinerja baik dari Pimpinan KPK yang baru apalagi KPK selama ini sudah mendapat kepercayaan publik untuk memberantas korupsi di negeri ini. Oleh karena itu, KPK harus panggil kembali Rano Karno untuk diperiksa atas keterlibatannya dalam skandal korupsi saat masih menjabat Wakil Gubernur Banten.

“Kalau Rano Karno mangkir lagi dari panggilan KPK artinya sudah tiga mali mangkir maka KPK harus jemput paksa sesuai dengan wewenangnya”, pungkas Imam.

(Red)

Link Banner
Facebook Comments

Check Also

Sekolah di Zona Kuning akan Dibuka, DPR Angkat Bicara

Komline, Jakarta– Pada Jumat (8/8/2020), Mendikbud Nadiem Makarim secara resmi mengeluarkan kebijakan yang menyebutkan bahwa …

%d bloggers like this: