Home / Teknologi & Informasi / Server Lembaga KPU Sudah Diatur Untuk Capres 01 Hasyim Asy’ari : Itu Tidak Benar
Referensi Pihak Ketiga

Server Lembaga KPU Sudah Diatur Untuk Capres 01 Hasyim Asy’ari : Itu Tidak Benar

Link Banner

Komline, Jakarta- Hasyim Asy’ari selaku Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia angkat bicara terkait adanya video viral yang menyebut server milik lembaga penyelenggara pemilu Pilpres 2019 ini yang bocor, (4/4).

Viralnya video yang menyebut soal server lembaga penyelenggara pemilu dalam hal ini adalah KPU disebut-sebut diduga sudah diatur untuk memenangkan pasangan calon presiden nomor urut 01 Jokowi-Maruf Amin.

Penyebar video itu adalah  Wahyu seorang yang pernah menjabat sebagai staf Jokowi ketika menjadi Wali Kota Solo. Wahyu menyebutkan bahwa informasi mengenai server milik KPU yang sudah diatur untuk kemenangan Paslon Jokowi-Ma’ruf Amin. Ini dikatakannya setelah berkunjung ke Singapura.

Atas hal itu, dia mengklarifikasi dan  membantah hal tersebut terjadi. Ia mengatakan bahwa KPU sudah bekerja secara adil dan tidak mendukung salah satu paslon peserta pemilu.

“Dengan demikian tidak benar tuduhan bahwa KPU sudah mensetting perolehan Capres melalui sistem IT,” kata Hasyim di Kantor KPU RI, Jakarta Pusat, Kamis (4/4) seperti dilansir dari merdeka.com

Selain itu, ia mengungkapkan, tidak ada sama sekali server KPU yang berada di luar negeri dan semua berada di dalam negeri. Hal itu dikarenakan, agar bisa dijaga bersama-sama oleh penyelenggara pemilu dan juga IT dari dalam negeri.

“Sehingga kalau disampaikan ada server KPU di luar negeri yang bobol itu tidak benar,” tegasnya.

Semua proses penghitungan suara dilakukan secara manual. Mulai dari di Tempat Pemungutan Suara (TPS), petugas pemilihan kecamatan (PPK), KPU Kabupaten/Kota, KPU Provinsi dan KPU pusat. Setelah selesai penghitungan, Hasil scan Form C1 yang selanjutnya diunggah di website KPU yang dilakukan setelah penghitungan suara selesai di TPS. Sehingga, pada dasarnya hasil suara di TPS sudah diketahui dulu oleh publik, seperti saksi, panwas TPS, warga pemilih, pemantau, media dan lainnya. “Dan, Semua pihak diberi kesempatan untuk mendokumentasikan hasil penghitungan suara dalam Form C1-Plano,” ungkapnya.

Pihak KPU kini sudah berkoordinasi dengan pihak Bareskrim Polri terhadap akun-akun yang menyebarkan berita hoax tentang adanya server yang diduga diatur untuk kemenangan salah satu capres tersebut.

Hal itu dilakukan, kata dia “Supaya semuanya menjaga pemilu 2019 yang berkualitas dan berintegritas,” tegasnya.

BACA JUGA:

KPU OKU Selatan Gelar Konser Musik Untuk Tingkatkan Partisipasi Pemilih

KPU Pastikan Mekanisme Debat Cawapres tetap Sama

Tolak Seks Bayaran 200 Ribu Dengan 3 Pria Pedangdut Lisa Mati Dibunuh

Geger Guru Honorer Ditemukan Tanpa Kepala

(SN)

 

Link Banner
Facebook Comments

Check Also

Awal Puasa Ramadhan 1440 H/2019 Ditentukan Sore Ini

Komline,Jakarta- Terkait puasa ramadhan, Peneliti observatorium dan bosscha Kupang, Irfan menjelaskan, bahwa awal puasa ramadhan …

%d bloggers like this: