Home / Berita Tokoh / Sri Meliyana: Semangat Kebangsaan Mampu Atasi Derasnya Informasi

Sri Meliyana: Semangat Kebangsaan Mampu Atasi Derasnya Informasi

Link Banner

Komline,Palembang – Derasnya informasi yang sedemikian bebas sejalan dengan kemajuan teknologi informasi dan telekomunikasi, telah memberikan pengaruh pada rasa kebangsaan atau nasionalisme di kalangan generasi muda.‬

Kemajuan teknologi informasi yang begitu deras telah membawa kehidupan para generasi muda pada hiruk pikuk dinamika globalisasi. Sehingga, disadari atau tidak telah mendegradasi mental kepribadian generasi muda sebagai anak bangsa. Untuk itu, membangkitkan semangat kebangsaan menjadi kebutuhan untuk menghadapai derasnya informasi.‬

‪“Meskipun belum terlibat secara jelas, akan tetapi harus diakui bahwa saat ini telah mulai ada gejala dari menurunnya semangat dan rasa kebangsaan atau nasionalisme di kalangan generasi muda yang ditunjukkan dari semakin berkurangnya pemahaman generasi muda terhadap sejarah dan nilai nilai budaya bangsanya sendiri. Karena itu, membangkitkan semangat kebangsaan menjadi kebutuhan untuk menghadapai derasnya informasi.,” ujar Anggota MPR RI, Ir. Hj. Sri Meliyana dalam acara Sosialisasi Hasil hasil keputusan MPR RI di Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan, Sabtu 2 Juni 2018.

‪Padahal, menurutnya, generasi muda perlu memiliki mental kepribadian yang kuat, bersemangat, ulet, pantang menyerah, disiplin, inovatif, dan bekerja keras untuk dapat menjadikan bangsanya menjadi bangsa yang memiliki daya saing tinggi. Dengan demikian, Indonesia dapat sejajar dengan bangsa bangsa lain.‬

Sebab, katanya, generasi muda adalah komponen bangsa yang paling strategis posisinya dalam memainkan proses transformasi karakter dan tata nilai di tengah-tengah derasnya liberalisasi informasi di era globalisasi. Oleh karena itu, seyogyanya ada upaya antisipasi untuk menyikapi kondisi tersebut.

“Pasalnya, jika generasi terus hanyut dalam arus kebebasan informasi tanpa memikirkan revitalisasi nilai-nilai kebangsaan, bukan tidak mungkin di masa depan bangsa ini akan menjadi bangsa yang berpendirian lemah yang pada akhirnya akan mudah dikendalikan oleh bangsa lain,” ujarnya.‬ ‪

Ir.Sri Meliyana

ANGGOTA DPR-RI KOMISI X FRAKSI PARTAI GERINDRA

Anggota DPR RI Komisi X dari Partai GERINDRA ini menyebutkan, setidaknya ada tiga peran penting yang dimiliki generasi muda dalam pembangunan karakter bangsa. Di antaranya sebagai pembangun-kembali karakter bangsa, pemberdaya karakter dan sebagai perekayasa karakter.

Lebih jauh Sri Meliyana menguraikan, generasi muda harus mampu membangun kembali karakter bangsa di tengah derasnya arus globalisasi. Terutama ketika erosi karakter positif bangsa dihadapkan pada gejala penguatan mentalitas negatif, seperti malas, koruptif, dan sebagainya.‬ ‪

“Generasi muda saat ini juga dituntut untuk mengambil peran sebagai pemberdaya karakter dengan menjadi role model dari pengembangan karakter bangsa yang positif. Tetapi, pengembangan karakter positif bangsa juga menuntut adanya modifikasi dan rekayasa yang tepat disesuaikan dengan perkembangan zaman,” kata Anggota Dewan dari Daerah Pemilihan Kabupaten Lahat dan sekitarnya ini.

‪Namun, ia menyadari, tugas tersebut tidaklah mungkin dilakukan sendiri oleh generasi muda sebagai komponen anak bangsa. Sebab, pengembangan dana pembinaan karakterbangsa adalah menyangkut reformasi kolektif dari segenap komponen bangsa itu sendiri.‬

‪“Karena sifatnya yang kolektif, maka tentunya hal tersebut tidak mungkin hanya menjadi tugas pemuda sebagai komponen bangsa saja, tetapi butuh pelibatan komponen yang lainnya. Terutama Pemerintah, harus sanggup memberikan fasilitasi yang paling ideal dalam mengakselerasi proses pemahaman kolektif,” katanya.

Rasa bangga sebagai bangsa yang besar hendaknya perlu terus dipupuk di kalangan generasi muda agar semangat mencitai tanah air tidak pernah padam. Rasa kebangsaan ini, perlu terus ditumbuhkan dengan berbagai cara.

Sebagai generasi muda, rasa kebangsaan perlu ditumbuhkan dengan terus memupuk kemampuan diri dari sisi teknologi dan kecerdasan. Hal ini penting agar Indonesia tak selalu menjadi bangsa yang mudah dikelabui bangsa lain. Dengan begitu, tiap orang akan bangga ketika menyebut dirinya orang Indonesia.

“Kita harus pintar, bukan hanya dari sisi teknologi, tapi dari sisi kebangsaan,” tegasnya.

Semangat kebangsaan perlu terus dibangun lantaran Indonesia merupakan negara yang luar biasa demokratis. Rasa kebangsaan ini yang akan membatasi sikap dan perilaku lantaran kehidupan di Indonesia telah begitu bebas. Hal ini pula yang menjadi salah satu konsentrasi Sri Meliyana untuk meningkatkan rasa kebangsaan dari kalangan pemuda di Kabupaten Lahat dan sekitranya.

Menurutnya, tiap elemen bangsa harus berbuat yang terbaik bagi bangsa. Selagi masih pemuda, yang kelak akan menjadi calon pemimpin bangsa. Agar pemuda kita bisa melakukan hal yang positif untuk bangsa, apapun profesinya nanti. Pemuda jangan sekadar mengkritik, namun harus bisa berperan dan berkontribusi terhadap bangsa dengan cara apapun.

“Pemuda sekarang jangan hanya melihat kejelekan bangsa Indonesia. Tapi harus mampu menawarkan jalan keluar yang harus ditempuh untuk menyelesaikan persoalan tersebut,” pungkasnya. (is/na)

Link Banner Link Banner
Facebook Comments

Check Also

H. Bursah Zarnubi Himbau PPS Paslon Pemenangan Bursah-Parhan Jalankan Amanah Sebaik-Baiknya

Komline, Lahat- Calon Bupati H. Bursah Zarnubi telah membuka secara resmi acara/kegiatan Peserta Pembekalan Saksi …