Home / Berita Tokoh / Struktur Kepengurusan Tak Banyak Berubah, Prabowo Adalah Gerindra

Struktur Kepengurusan Tak Banyak Berubah, Prabowo Adalah Gerindra

Komline, ­­­­Jakarta– Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra resmi mengumumkan kepengurusan baru periode 2020-2025. Sesuai hasil kongres, Gerindra kembali dipimpin oleh Prabowo Subianto sebagai Ketua Umum didampingi Ahmad Muzani sebagai Sekretaris Jenderal.

Susunan kepengurusan masih didominasi wajah-wajah lama yang selama ini dikenal dekat dengan Prabowo Subianto yang juga menjabat Ketua Dewan Pembina. Salah satunya Wakil Ketua Umum Gerindra Sufmi Dasco Ahmad yang ditunjuk sebagai ketua harian partai menggantikan Laksdya TNI (Purn) Moekhlas Sidik.

Sementara sejumlah nama seperti adik Prabowo, Hasyim Djojohadikusumo, Fadli Zon, Edhy Prabowo, Ahmad Muzani, hingga Sandiaga Salahudin Uno juga masih menghiasi susunan pengurus dengan jabatan sebagai Wakil Ketua Dewan Pembina Gerindra.

Pengamat politik Centre for Strategic and International Studies (CSIS) Arya Fernandes menilai, susunan pengurus baru ini tak mencerminkan proses transformasi signifikan di tubuh partai berlambang kepala burung garuda tersebut.

Arya memandang, pemilihan wajah-wajah lama dalam kepengurusan Gerindra saat ini juga tak lepas dari faktor elektoral. Wajah-wajah lama itu dianggap berhasil mendongkrak perolehan suara Gerindra dalam Pemilu 2019.

Harapannya, nama-nama tersebut bisa membantu Prabowo mempertahankan perolehan suara Gerindra di Pilpres 2024 mendatang.

Selain itu, sosok Prabowo masih berpengaruh besar dalam tiap pengambilan keputusan partai yang strategis meski kini posisi ketua harian dijabat Dasco. Menurutnya, posisi ketua harian sekadar menjalankan roda organisasi dan mengurusi hal teknis untuk membantu Prabowo.

“Kebijakan-kebijakan besar, yang punya efek elektoral besar, Prabowo masih jadi penentu. Saya kira jelas SOP-nya, sehingga enggak muncul matahari kembar,” tuturnya.

Arya menilai, penunjukkan Dasco sebagai ketua harian sekadar strategi internal guna memudahkan kerja-kerja partai. Pasalnya, Prabowo saat ini turut mengemban tugas sebagai menteri pertahanan di Kabinet Indonesia Maju.

Senada, pengamat dari Universitas Paramadina Hendri Satrio menilai Gerindra tak bisa lepas dari sosok Prabowo. Menurutnya, Gerindra merupakan partai yang masih bergantung pada sosok figur sentral untuk meraup suara masyarakat.

Untuk itu, wajar jika Prabowo memilih kader-kadernya berdasarkan faktor kedekatan dan kepercayaan untuk mengisi jajaran kepengurusan partai.

“Gerindra itu sama seperti PDIP dan Demokrat, tetap tokoh sentral. Gerindra tokoh sentralnya Prabowo walaupun Dasco jadi ketua harian,” kata Hendri.

Hendri menyatakan, posisi ketua harian Gerindra sengaja dibentuk untuk menjalankan roda organisasi partai karena Prabowo menjabat sebagai Menteri Pertahanan. Penunjukkan Dasco juga dinilai tepat karena merupakan orang kepercayaan Prabowo.

“Ya tapi Gerindra adalah Prabowo, bukan Dasco. Jadi walaupun Dasco jadi ketua harian, semua orang lihatnya Prabowo,” ucapnya.

 

Link Banner
Facebook Comments

Check Also

Masyarakat Ogan Ilir Gelar Doa Istighosa Untuk Paslon Ilyas – Endang

Ogan Ilir -Bentuk dukungan moril untuk Pasangan Calon (Paslon) No urut 2 Ilyas-Endang, Warga Desa …

%d bloggers like this: