Home / Kisah & Misteri / Suamiku Sayang Suamiku Malang Mengijinkan Aku Berpoliandri.

Suamiku Sayang Suamiku Malang Mengijinkan Aku Berpoliandri.

Link Banner

Komeringonline.com – Astrid adalah seorang istri dari suami yang mengalami kelumpuhan. Edi suami Astrid itu mengalami kecelakaan saat hendak pergi ke luar kota. Di jalan toll mobil Edi bertabrakan dengan sebuah truk yang ternyata sopirnya mengantuk.

Akibat kecelakaan itu Edi sempat mengalami koma selama 1 minggu lamanya. Menurut dokter, kalaupun Edi bangun dari komanya, bisa jadi ia akan mengalami kelumpuhan permanen.

Benar saja, rupanya sekarang Astrid harus menerima kenyataan pahit bahwa suaminya tidak bisa lagi beraktifitas seperti dulu.

Untungnya, Edi mendapatkan uang santunan yang sangat banyak dari asuransi untuk biaya hidupnya. Tapi walaupun begitu, Astrid tidak bisa lagi mendapatkan kehangatan hubungan suami istri. Edi benar-benar tak berdaya di kursi rodanya.

Hari demi hari, bulan demi bulan, dan akhirnya sampailah di tahun ke-4, Edi masih saja berada di kursi roda. Edi paham benar bahwa istrinya yang masih muda itu sangatlah membutuhkan penyaluran biologis.

Suatu hari Edi berkata pada istrinya “Ma, silahkan kamu menikah lagi. Tapi aku tak akan menceraikanmu. Aku hanya ingin melihat Mama tak kesepian. Tapi satu yang kupinta, tetaplah Mama merawatku hingga ajal menjemputku”.

Astrid pun menangis sejadi-jadinya sambil memeluk erat suaminya itu. Astrid merasa sedih dan kasihan pada suaminya. Astrid sangat mencintai dan menyayangi suaminya itu. Tapi disisi lain, ia pun sangat menginginkan seorang suami yang bisa memenuhi kebutuhan biologisnya.

Beberapa bulan kemudian, Astrid mengenalkan seorang lelaki yang ternyata teman Astrid sewaktu masih sekolah di bangku SMU. Lelaki itu bernama Firman dan berstatus duda karena istrinya meninggal saat melahirkan.

Astrid bermaksud meminta restu pada Edi untuk menikah dengan Firman. Astrid dan Firman berjanji akan tetap merawat Edi. Edi pun menyetujuinya asalkan mereka tinggal di rumah Edi setelah menikah.

Akhirnya Astrid dan Firman pun menikah. Mereka berdua bahu membahu merawat Edi dengan penuh kesabaran dan kasih sayang. Astrid tak menghiraukan omongan orang karena ia melakukan praktek poliandri. Toh, Edi sebagai suami pertama yang justru sangat pengertian terhadapnya. “Sudahlah Ma, jangan hiraukan orang-orang yang menilai kehidupan kita. Biarlah, mereka tidak tahu apa yang kita rasakan” begitu kata Edi.
(TA)

Link Banner Link Banner
Facebook Comments

Check Also

Andaikan Suamiku Tak Selingkuh, Mungkin Hidupku Tak Akan Sebahagia Ini.

Komeringonline.com – Aris dan Dita adalah sepasang suami istri yang sudah 7 tahun menikah tapi …