Home / Seputar Daerah / Sumsel Masuk No 3 Angka Kematian Tertinggi covid-19, Tito Karnavian: Pemda Lambat Tangani Diawal Pandemi

Sumsel Masuk No 3 Angka Kematian Tertinggi covid-19, Tito Karnavian: Pemda Lambat Tangani Diawal Pandemi

Komline, Jakarta- Berdasarkan data, Provinsi Sumatera Selatan menduduki posisi ketiga angka kematian tertinggi covid-19 dengan angka 4.8%.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian menyampaikan ha tersebut terjadi karena lambatnya penanganan yang dilakukan pemerintah daerah di awal pandemi covid-19.

“Menurut pendapat saya, tingkat kematian COVID-19 di Sumsel ini karena pemerintah daerah lambat melakukan penanganan di awal pandemi COVID-19 dan akibat rendahnya upaya testing, tracing, treatment atau 3T, terutama untuk mengetahui siapa yang positif,” kata Tito, Rabu (31/3).

Kemudian, Tito pun menyampaikan bahwa dirinya takut ada kemungkinan data tersembunyi dibalik angka kasus positifnya rendah di Sumsel dan Palembang. Ditambah lagi angka kematian tinggi yang memperlihatkan faskes belum memadai, baik sarana, nakes, peralatan yang mungkin masih kurang.

Tito pun meminta pihak pemerintah harus berupaya melakukan pembenahan di berbagai sektor. Apalagi pemerintah pusat sendiri telah membimbing dan memberi saran ke daerah. Hal ini perlu keseriusan dari pemerintah daerah karena ini berhubungan dengan nyawa, satu nyawa sangat berarti.

Disamping itu, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Sumsel, Lesty Nurainy, mengatakan pihaknya terus berupaya menurunkan angka kematian. Hal ini dapat dilakukan dengan meningkatkan testing, testing dan tracing atau 3T.

“Dengan begitu diharapkan penemuan suspek melalui kegiatan 3T akan lebih cepat dilakukan. Selain menurunkan jumlah kematian dengan lebih memperhatikan tata laksana penanganan kasus di layanan, khususnya untuk kasus dengan komorbid seperti lansia seperti jantung, hipertensi, diabetes militus, gagal ginjal dan lainnya,” katanya.

Facebook Comments

Check Also

Revisi UU Otsus, Mendagri Tito Usulkan Pemekaran Wilayah di Papua Dapat Dilakukan oleh Pemerintah Pusat

Komline, Jakarta- Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menjelaskan pemekaran wilayah Papua dalam revisi UU …

%d bloggers like this: