Home / Seputar Daerah / Sumsel Paling Banyak Lokasi Pertambangan Liar se Indonesia, Gunhar Minta Aparat Bertindak Tegas

Sumsel Paling Banyak Lokasi Pertambangan Liar se Indonesia, Gunhar Minta Aparat Bertindak Tegas

google.com, pub-5445025501323118, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Yulian Gunhar  selaku Anggota Komisi VII DPR RI ikut menyayangkan masih maraknya praktik pertambangan tanpa izin (PETI) di Indonesia. Di mana menurut data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), terdapat lebih dari 2.700 lokasi PETI yang tersebar di seluruh Indonesia. Antara lain, lokasi PETI batu bara sekitar 96 lokasi dan PETI Mineral sekitar 2.645 lokasi, dan salah satu lokasi PETI yang terbanyak berada di Provinsi Sumatera Selatan.

Menurut Gunhar, aparat tidak boleh tianggal diam dengan masih maraknya pertambangan liar di berbagai wilayah Indonesia, mengingat dampak buruk yang akan ditimbulkan.

“Aparat harus bertindak tegas menutup berbagai lokasi PETI, terutama di Sumatera Selatan yang disebut sebagai wilayah paling banyak terdapat praktik pertambangan liar. Dengan jumlah sebanyak 562 lokasi, berdasar hasil inventarisir Inspektur Tambang penempatan Sumsel,” katanya, dalam keterangan kepada media, Kamis (14/7/2022).

Dilansir dari laman Indopolitika, Legislator PDI Perjuangan Dapil Sumsel II ini menegaskan, bahwa jika aparat tidak segera bertindak tegas terhadap berbagai praktik PETI itu, maka menurutnya akan menimbulkan dampak buruk tertuama bagi lingkungan sekitar tambang.

“Jika dibiarkan, maka praktik penambangan liar ini akan menimbulkan kerusakan lingkungan yang ditimbulkan. Sehingga akan menjadi beban negara untuk memperbaikinya, dan mereklamasi tambang,” tegas Gunhar.

Selain itu, menurutnya, PETI sebagai praktik yang mengabaikan kewajiban-kewajiban, baik terhadap Negara maupun terhadap masyarakat sekitar.

“Karena mereka tidak berizin, maka tidak tunduk kepada kewajiban sebagaimana pemegang IUP dan IUPK untuk membayar pajak kepada negara, serta menyusun program pengembangan dan pemberdayaan masyarakat sekitar, termasuk juga pengalokasian dananya,” pungkasnya.

Seperti diberitakan, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyebutkan masih ada pertambangan Tanpa Izin (PETI) di Indonesia. Keberadaan tambang ilegal ini dikhawatirkan memberikan dampak buruk secara lingkungan, sosial maupun ekonomi.

Facebook Comments

Check Also

Tak Ambil Pusing Soal Pasangan, Relawan Publik Hanya Fokus Mendukung Dan Berjuang Untuk Puan Maharani Pada Pilpres 2024

google.com, pub-5445025501323118, DIRECT, f08c47fec0942fa0Jakarta– Ketua Umum Relawan Puan Maharani Bersama Wong Cilik (Relawan Publik ), …