Home / Berita Tokoh / Tanggapi Kepulangan Rizieq Shihab, Muhammadiyah Minta Negara Tak Berlebihan

Tanggapi Kepulangan Rizieq Shihab, Muhammadiyah Minta Negara Tak Berlebihan

Komline, Jakarta- Sekretaris Pengurus Pusat (PP Muhammadiyah Abdul Mu’ti mengatakan bahwa masyarakat dan pemerintah tidak perlu berlebihan dalam menyikapi rencana kepulangan Imam Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab pada 10 November ini.
Menurutnya, kepulangan Rizieq merupakan hal yang biasa dan Rizieq sebagai seorang warga negara Indonesia memiliki hak untuk pulang ke Indonesia.
“Masyarakat dan pemerintah tidak perlu menyikapi secara berlebihan. Biasa-biasa saja,” kata Abdul, Jumat (6/11).
Dia pun menyatakan bahwa Rizieq adalah seorang warga negara yang baik dan mematuhi hukum yang berlaku. Menurut Abdul, semua warga negara memiliki kedudukan yang sama sehingga tidak boleh dan tidak perlu mendapatkan perlakuan istimewa.
“Sebagai warga negara Indonesia, siapapun dia, termasuk Habib Rizieq, boleh dan bisa kembali ke Tanah Air. Tentu saja, yang bersangkutan tidak ada masalah imigrasi,” ucapnya.
Rizieq memastikan akan pulang ke Indonesia pada 10 November 2020. Ia mengatakan akan terbang dari Jeddah, Arab Saudi, menuju Bandara Soekarno Hatta pada Senin depan atau 9 November 2020.
“Insyaallah saya dan keluarga hari Senin tanggal November 2020 pukul 09.30 waktu Saudi akan terbang dari Bandara Jeddah dengan pesawat Saudi Arabia Airlines nomor penerbangan SV 816,” kata Rizieq dalam keterangannya yang disiarkan di kanal Youtube Front TV, Rabu (4/11).
Namun, Menko Polhukam Mahfud MD menyebut kepulangan Rizieq untuk menghindar agar tidak dideportasi dari Arab Saudi karena pelanggaran imigrasi.
Ia mengatakan Rizieq ingin pulang secara terhormat dan tak ingin dideportasi. Dia pun mengurus segala syarat kepulangannya setelah dinyatakan kelebihan izin tinggal atau overstay selama kurang lebih dua setengah tahun.
Hal itu disampaikan Mahfud dalam sebuah wawancara bersama Ade Armando yang ditayangkan di saluran YouTube Cokro TV.
“Dia [Rizieq Shihab] akan dideportasi karena melakukan pelanggaran imigrasi. Nah, sekarang ini dia pulang ke Indonesia, tapi enggak mau dideportasi. Dia ingin pulang terhormat,” kata Mahfud.

Facebook Comments

Check Also

Golkar Dorong Airlangga Nyapres di 2024

Komline, Jakarta- Sebelumnya, hasil survei Indikator Politik Indonesia menyatakan mayoritas anak muda telah menentukan sejumlah …

%d bloggers like this: