Home / Berita Tokoh / Tepis Isu Munaslub, Ketua Golkar Sumsel Tegaskan Siap Dukung dan Menangkan Airlangga Hartanto di Pemilu 2024

Tepis Isu Munaslub, Ketua Golkar Sumsel Tegaskan Siap Dukung dan Menangkan Airlangga Hartanto di Pemilu 2024

google.com, pub-5445025501323118, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Di tengah isu adanya upaya akan diadakannya Munaslub Partai Golkar, untuk menggeser kepemimpinan Ketua Umum DPP Partai Golkar, Dr. (H.C.) Ir. Airlangga Hartarto, M.B.A., M.M.T, Plt Ketua Golkar Sumsel Bobby Adhityo Rizaldi SEAk MBA menepis semua itu.

Bahkan Bobby mengatakan, secara umum kondisi politik internal di Partai Golkar sangat baik.

Semua berkomitmen kuat dan solid mendukung Airlangga Hartanto sebagai Ketua Umum.

“Tak ada permasalahan yang berarti, seluruh instrumen dan pengurus Partai Golkar mulai tingkat Pusat hingga tingkat kelurahan atau Desa sedang fokus mempersiapkan diri untuk kembali memenangkan Pemilu 2024 nanti,” ungkap Bobby, Jumat (13/5/2022).

Terkhusus bagi Airlangga yang juga selalu Menko Bidang Perekonomian sedang bekerja keras untuk concern dalam pemulihan ekonomi nasional, seperti yang diamanahkan pemerintahan saat ini kepadanya.

“Kami yakin publik dan setiap kader Golkar telah cerdas menyikapi isu seperti ini. Tetapi, tak begitu masalah bagi kami, isu seperti ini bergulir. Sepanjang arahnya untuk introspeksi atau evaluasi bagi Golkar, agar semakin dekat dengan rakyat, serta kelak berdampak positif bagi peningkatan harkat martabat Partai Golkar,” kata anggota Komisi 1 DPR RI.

Sebelumnya, beredar kabar adanya gerakan di internal Partai Golkar untuk mendongkel Airlangga Hartarto dari posisi ketua umum.

Rumor ini memunculkan adanya isu perpecahan yang muncul di internal partai beringin.

Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar HAM Nurdin Halid menegaskan musyawarah nasional luar biasa adalah hal luar biasa yang tidak bisa sembarang digelar.

Nurdin mengatakan, anggaran dasar/anggaran rumah tangga dengan jelas mengatur syarat musdalub bisa digelar.

Hal itu disampaikan Nurdin saat ditanya wartawan wacana adanya gerakan di Partai Golkar menggoyang Airlangga Hartarto dari posisi ketua umum.

“Saya kira untuk melakukan munaslub itu hal tidak mudah, harus merujuk konstitusi partai,” kata NH.

Nurdin mencontohkan, munaslub itu baru bisa digelar apabila ketua umum berhalangan tetap, mengundurkan diri, melanggar AD/ART.

Sepanjang tidak ada pelanggaran terhadap AD/ART maka tidak ada alasan untuk melakukan munaslub.

Kedua, lanjut NH, apabila ketua umum jadi tersangka kasus hukum, atau ada perbuatan pidana lain yang dia lakukan.

Ia mencontohkan dinamika di masa kepemimpinan Setya Novanto saat ditetapkan tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi tahun 2017 lalu.

“Nah sepanjang tidak jadi tersangka dan tidak ada perbuatan pidana lain, maka itu berarti tidak ada pelanggaran konstitusi,” kata NH.

Nurdin Halid mengatakan, saat ini Partai Golkar harus terus memasifkan konsolidasi kader menghadapi agenda politik 2024.

Menurutnya Partai Golkar harus tampil jadi pemenang pemilu legislatif, pemilu presiden, dan pilkada serentak 2024.

Nurdin menegaskan Golkar harus bisa mengulang kejayaan saat jadi pemenang pemilu 2004 lalu, atau 20 tahun silam.

“Jadi saya kira sekarang ini Golkar itu sedang konsolidasi untuk memangkan pilpres, pileg, dan pilkada,” katanya.

Meski demikian, Nurdin menilai Airlangga Hartarto harus peka dan segera mengantisipasi suara-suara ataupun gerakan tersebut.

Ia mencontohkan Airlangga harus meningkatkan keharmonisan antar pengurus. Termasuk memasifkan rapat antar pengurus. (Sumber: Sripoku.com)

Facebook Comments

Check Also

Sri Meliyana Hadiri Sosialisasi dan KIE Program Bangga Kencana di Sumsel

google.com, pub-5445025501323118, DIRECT, f08c47fec0942fa0Anggota DPR RI Fraksi Gerindra Asal Daerah Pemilihan Sumatera Selatan II, Ir. …