Home / Peristiwa / Tersandung Kasus Pelecehan Seksual, Kondisi Youtuber Turah Down

Tersandung Kasus Pelecehan Seksual, Kondisi Youtuber Turah Down

Komline, Jakarta– Kasus pelecehan yang diduga dilakukan oleh Youtuber Turah Parthayana pertama kali terungkap ketika Ketua PPI (Perhimpunan Pelajar Indonesia) Kota Arkhangelsk Sandi Saputra menuliskan cuitan melalui akun Twitter-nya @sandi_sa119, Rabu (5/8/2020). Pada cuitan tersebut, Sandi pun melampirkan surat pernyataan yang ditulis oleh korban JA, mahasiswi S1 yang sedang berkuliah di Tomsk, Rusia, dan juga melampirkan rekaman suara JA yang menceritakan soal kronologi kejadian.

Insiden tersebut terjadi pada 23 November 2019, kejadian berawal ketika JA dan teman laki-lakinya yang berinisial D diajak oleh Turah untuk menonton film horor di kamar asrama. Ketika D tertidur, Turah meminta JA menemaninya mengedit video. Setelah itu, Turah disebut melakukan aksinya dengan meraba-raba JA dan meminta JA untuk meremas alat vitalnya. Menurut keterangan Sandi, JA sempat mendapatkan ancaman saat mengungkap kasus dugaan pelecehan seksual ini.

Disamping itu, Turah yang merupakan tersangka dalam kasus ini dikabarkan sedang dalam kondisi yang tidak baik-baik saja. Hal tersebut diungkapkan oleh Kuasa Usaha Ad Interim (KUAI) KBRI Moskow Azis Nurwahyudi, Kamis (6/8/2020), “Dia minta tolong KBRI untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan, karena kalau kita lihat Turah juga down”.

Selain itu, Azis mengungkapkan bahwa saat ini Turah menyerahkan masalah ini ke KBRI Moskow. Turah pun sudah secara terbuka perihal detail insiden yang terjadi tersebut. Kemudian, KBRI Moskow pun sudah memeriksa dan mendalami kasus ini, KBRI Moskow telah menyelidiki kasus ini melalui berbagai sumber, diantaranya Ketua Perhimpunan Mahasiswa Rusia (Permira) Tomsk dan juga sosok yang menjadi korban. Selanjutnya, KBRI Moskow masih belum dapat memberikan kesimpulan terkait masalah ini, karena masih ada saksi yang masih belum dimintai keterangan. (kaem)

Link Banner
Facebook Comments

Check Also

Gawat, Diduga Kades Perangai Jual Aset Desa Tanah Satu Hektar Secara Diam Diam Tanpa Musyawarah Desa

Komline, ­­­­Jakarta– Aset berupa hutan desa yang berada didesa Perangai kecamatan Merapi Selatan diduga dialih …

%d bloggers like this: