Home / Berita Tokoh / Visi Dan Misi Ketua IPSI Tangsel Tomi Patria Edwardy

Visi Dan Misi Ketua IPSI Tangsel Tomi Patria Edwardy

Link Banner

Komline , Jakarta – Formatur IPSI (Ikatan Pencak Silat Indonesia) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) sudah melalui proses dua  kali tahapan pemilihan rapat, untuk menyaring dan memilih calon-calon pengurus IPSI Tangsel.

 

“Dalam 2 kali itu, kami lepas ke pasar atau forum para perguruan silat (red, padepokan) dan ranting, untuk diterima atau tidak,” ungkap Tomi Patria Edwardy, selaku Ketua Terpilih IPSI Tangsel, di Kantor Lurah Kelurahan Cipayung, Ciputat, Tangsel, Kamis (03/02/2019) petang.

 

Dari berapa seleksi itu ternyata banyak pengurus yang diterima banyak kalangan dan dapat rekomendasi agar supaya dilanjutkan untuk terus diselesaikan. “Maka rapat kedua memutuskan untuk memasukkan nama-nama baik itu penasehat dan pembina IPSI sebagai pengurus, termasuk salah satunya wasit dan juri,” paparnya.

 

Setelah kepengurusan itu terbentuk dan disahkan atau diputuskan dalam dewan formatur, maka formatur dibubarkan. “Kemudian kami lakukan satu minggu setelah itu kami melakukan pembekalan kepada pengurus, dan dilakukan di Kelurahan Cipayung  kemarin (02/01/2019),” sebutnya.

 

Tomi menjabarkan, pembekalan dihadiri seluruh pengurus termasuk pembina hadir. “Ada Pak Tedy Meiyadi sebagai Pembina IPSI Tangsel, Pak Wiwi (mantan Ketua IPSI Tangsel) juga sebagai pembina, Babe Sadeli sebagai Pembina, dan kepengurusan itu diketuai oleh saya,” katanya.

 

Pembekalan itu dimaksudkan memberikan masukan, gambaran, maksud visi dan misi dirinya sebagai Ketua IPSI Tangsel. Agar seluruh kepengurusan itu bisa mendukung dan mencapai tujuannya. Apa tujuan sebenarnya, visi dan misinya, imbuhnya.

 

“Misinya adalah membawa IPSI Tangsel itu untuk meraih prestasi, paling tidak 1 Emas Tingkat Internasional, 2  Emas Tingkat Nasional, untuk Tingkat Provinsi 5 Emas, dalam kegiatan-kegiatan kejuaraan,” tekadnya. Kita juga akan membawa IPSI Tangsel sebagai organisasi yang melestarikan budaya Seni Pencak Silat dan Tradisi Pencak Silat.

 

“Jadi nanti kalau ada harapannya,  Walikota Tangerang Selatan dalam hal ini bisa melihat, IPSI Tangsel bukan hanya meraih prestasi, tapi juga melestarikan seni Pencak Silat,” tegasnya.

 

Argumennya, agar budaya Pencak Silat ini bisa dimaknai oleh anak-anak dan masuk dalam kurikulum muatan lokal di sekolah-sekolah. “Sehingga tidak ada, atau  mental spiritualnya dari anak-anak kita punya nilai-nilai tradisi, nah menjaga ini agak sulit.

 

Pihaknya akan mensuport  kurang lebih 70 an Perguruan Silat di Tangsel, 7 Ranting yang ada, dengan cara pendampingan. “Dan kita akan mendata base yang kuat, supaya tahu sebenarnya berapa anggota IPSI,” katanya.

 

Pihaknya berjanji akan menstimulus terhadap para Pelatih dan Wasit juri, agar supaya keluar bibit baru, pelatih-pelatih baru kemudian juri-juri pertandingan baru agar mempunyai pembinaan untuk atlet bertambah.

 

“Itu salah satu harapan saya agar supaya kemudian IPSI Tangsel ini agak sedikit ada perubahan kedepan, dan seluruh anak kita generasi penerus bisa mengenal itu tradisi-tradisi,” cetusnya.

 

Insyaallah kedepannya, Pencak Silat bisa mewarnai.

 

Kita (Indonesia) pernah mewarnai, melihat, dan mendengar bahwa IPSI pernah menorehkan Emas ajang Asian Games, itu salah satu target kita mengirimkan atlet dan akan kita capai dalam satu tahun pertama. Agar kedepannya untuk PORPROV, kegiatan-kegiatan Olahraga di Tangerang Selatan bisa memenuhi.(sg/Nur)

Link Banner
Facebook Comments

Check Also

Abdiyanto Fikri: Hari Kelahiran Panscasila Sebagai Media Refleksi Sejarah

  Komline,Kayuagung, – Abdiyanto Fikri, ketua DPC PDIP kabupaten OKI membuka dengan kutipan Bung Karno …

%d bloggers like this: