Home / Seputar Daerah / Wakil Bupati OKU Selatan – Penanda Tanganan Nota Kesepakatan (RENJA)SKPD Tahun 2018

Wakil Bupati OKU Selatan – Penanda Tanganan Nota Kesepakatan (RENJA)SKPD Tahun 2018

Komeringonline.com, Muaradua,- Wakil Bupati Oku Selatan menandatangani nota kesepakatan rencana kerja SKPD Tahun 2018.

Setelah dilakukan verifikasi terhadap usulan kegiatan di kecamatan, yang di rencanakan masuk dalam RKPD sebanyak 869 kegiatan, dengan mempertimbangkan sekali prioritas dan kemampuan keuangan Pemerintah Kabupaten OKU Selatan, merupakan tahapan lanjutan setelah pelaksanaan forum SKPD pada tanggal 07 Maret 2017 yang lalu dan musrenbang RKPD tingkat kabupaten yang kita laksanakan sekarang ini.

Musrenbang RKPD Tingkat Kabupaten dilaksanakan dengan tujuan untuk menyelaraskan rencana prioritas dan sasaran pembangunan daerah kabupaten, dengan arah kebijakan prioritas dan sasaran pembangunan daerah propinsi Sumatera Selatan dalam tahun anggaran 2018, RPJMD Dan RTRW Kabupaten OKU Selatan, mengklarifikasi usulan program dan kegiatan yang telah disampaikan masyarakat kepada Pemerintah Daerah Kabupaten pada musrenbang tingkat kecamatan, penyepakatan prioritas dan sasaran pembangunan, rencana program kegiatan prioritas daerah dan pendanaan, penajaman indikator dan target kinerja program dan kegiatan pembangunan kabupaten serta lokasi dan/atau kelompok sasaran .

Selain itu Kepala Bappeda Propinsi Sumatera Selatan, Ibu Dr Ekowati Retna Ninggsih, SKM, M.Kes, mengatakan Sangat Bangga yang luar biasa, dari beberapa acara Musrenbang di Kabupaten Kota, baru kali ini yang lengkap dihadiri oleh anggota Dewan Propinsi Dapil V, jadi manfaatkanlah kesempatan atas kehadiran ‘beliau beliau ini’, karena anggaran di propinsi yang menentukan arahnya adalah beliau beliau ini’ kata Ibu Eko.

Mereka mempunyai hak untuk mengusulkan pikiran pikiran sebagai anggota DPRD, dan wajib di akomodir oleh Propinsi.

Namun di era keterbukaan ini, Pemerintah telah menetapkan bahwa seluruh perencanaan harus berbasis elektronik, sehingga terbuka dan mudah dibaca, dapat diinput semua orang sehingga tokoh masyarakat, LSM bisa mengintip melalui inplaning tersebut.

Jalur selanjutnya adalah melalui DPRD Sumsel, apabila mereka Reses, kunjungan ke Dapil masing masing bisa juga diinput melalui replaning Sumsel.

Selanjutnya adalah jalur yang diinput oleh Bappeda Kabupaten, usulan yang kami buka di propinsi adalah yang sudah diinput Bappeda Kabupaten, jadi jika OPD yang mengusulkan melalui Ratek OPD propinsi, hasilnya harus di koordinasikan ke Bappeda Kabupaten, karena pada data tersebut tidak di input inplanning di Bappeda Kabupaten maka akan mengandung pertanyaan, sehingga akan di perlukan komunikasi ulang koordinasi pembahasan” jelas Ibu Eko.

Pada kesempatan itu pula, Wakil Bupati OKU Selatan Sholehien Abuasir SP, M.Si dalam sambutannya mengatakan selain melalui kebijakan pencapaian target kinerja, tentu juga harus diikuti dengan pembiayaan, baik yang bersumber dari APBN, APBD Propinsi, maupun APBD Kabupaten.

Untuk pembiayaan program dan kegiatan yang akan dibiayai APBN, yang telah diusulkan melalui aplikasi e-planning, ini dilaksanakan langsung oleh lembaga kementerian, seperti lanjutan pembangunan Bendungan Tiga di Aji, pembangunan gardu induk dan pembangunan Bandara Banding Agung. Sedangkan untuk pembangunan yang bersumber dari APBD Propinsi Sumatera Selatan telah juga di usulkan melalui aplikasi E-Musrenbang diantaranya bidang pendidikan, yakni kegiatan pembangunan dan rehabilitasi ruang kelas baru SMK/SMA.

Di bidang infrastruktur, salah satu program dan kegiatan yang telah di usulkan adalah kegiatan rehabilitasi/pemeliharaan ruas jalan propinsi, sektor kepariwisataan, serta mengoptimalkan potensi potensi daerah dengan pola kemitraan.

Sumber pendapatan daerah juga harus di optimalkan, untuk menyikapi kondisi ini diperlukan langkah langkah kongkrit atau terobosan terobosan para Kepala SKPD untuk lebih giat lagi dalam mencari dana, kemudian kepada seluruh kepada Desa yang sempat hadir, saya minta agar benar benar dapat mengemban amanah rakyat di Desanya sesuai dengan kewenangan saudara sebagai kepala Desa.

“Saya mengingatkan kepada kita semua, bahwa pembangunan yang akan kita laksanakan ini merupakan amanah dan kepercayaan Masyarakat, oleh karena itu kita harus seoptimal mungkin melaksanakannya dengan memanfaatkan sumber daya dan potensi yang ada, ”

(ariel)

Link Banner Link Banner
Facebook Comments

Check Also

Waspadai Kasus Baru Mutasi Corona, Muba Gencarkan 3 T

Komline, Jakarta- Dua kasus mutasi virus SARS-CoV-2 B117 asal Inggris telah menyebar di 38 negara …

%d bloggers like this: