Home / Peristiwa / ‘Yang Penting Duit’ 3 PSK Ngaku Siap Layani ABG Walau Tarif 50 Ribu

‘Yang Penting Duit’ 3 PSK Ngaku Siap Layani ABG Walau Tarif 50 Ribu

Link Banner

Komline,Jakarta- Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Pringsewu, Lampung berhasil merazia sejumlah tempat yang disinyalir digunakan untuk transaksi maksiat, pada Rabu (23/5/2019) malam.

Dalam razia yang dilakukan oleh sejumlah satpol PP Pringsewu, mereka melakukan penggrebekan di sejumlah tempat seperti di  Jalan Kesehatan Kecamatan Pringsewu, Kabupaten Pringsewu.

Kepala Bidang Penegak Perundang-Undangan Sat Pol PP Pringsewu Maulidin Ansyori mengatakan, kegiatan tersebut dalam rangka menciptakan ketertiban umum di bulan ramadhan.

Ketiganya yakni diketahui berinisial Ya (36) warga Kelurahan Pringsewu Selatan, Wa (45) Kelurahan Pringsewu Timur dan Ma (50) warga Kecamatan Gadingrejo.

Atas laporan warga, Satpol PP menemukan tiga wanita paruh baya yang diduga sebagai Pekerja Seks Komersial (PSK). Dari penyidikan awal , ketiga PSK Kerap melayani Pelajar dengan Tarif Rp 50 Ribu. Ketiga PSK digelandang untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

“Kami menerima laporan tentang penjaja seks di tempat umum, terutama di Jalan Kesehatan,” ungkap Maulidin.

dilansir dari Tribun.com Ketiga wanita tersebut mengaku pernah melayani pelanggannya di mana saja. Bekas RSUD Pringsewu pun pernah dijadikan tempat untuk melayani pelanggan mereka.

Atas pengamanan ketiganya, Kepala Bidang Penegak Perundang-Undangan Sat Pol PP Pringsewu Maulidin Ansyori mengatakan, pihaknya melakukan pembinaan dan pendataan.

Mereka mengaku kerap mangkal di Jalan Kesehatan sejak bertahun-tahun. Meskipun sudah berumur, ada saja yang menggunakan jasanya.

Ya (36) mengatakan, pengguna jasa mereka dari berbagai kalangan. Tidak hanya orang yang sebaya, melainkan juga yang usia jauh di bawahnya. “Pelanggannya, ya tua muda, yang penting duit,” ungkapnya seperti dilansir dari Tribun.com.

Wa yang usianya menginjak (45) tahun juga mengaku melayani pelanggan dari berbagai kalangan usia, belasan hingga puluhan tahun. Wa mengaku atas jasanya memasang tarif Rp 50 ribu.

Sementara, Ma (50) mengatakan, siapa saja yang menggunakan jasanya terpenting uangnya cukup. Dia mengatakan tidak mencari pekerjaan lain karena kebutuhan. Menurutnya kebutuhan tersebut untuk memenuhi ekonomi keluarga dan pendidikkan anak.

 

(SN)

 

Link Banner
Facebook Comments

Check Also

Video : Detik-Detik Ajal Menjemput Pengendara Di Lampu Merah

Komline,Palembang- Menjaga diri untuk selalu berhati -hati saat berkendara adalah kewajiban seorang pengendara. Memerhatikan setiap …

%d bloggers like this: